Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Empat Hari Banjir Rob Terjang Pangkalpinang, DPRD Desak Pemerintah Lakukan Mitigasi Bencana

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan mitigasi bencana

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Dua orang bocah saat sedang asyik bermain ular jenis piton hasil tangkapannya saat banjir rob di RT 8 Kelurahan Gedung Nasional, Selasa (7/12/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan mitigasi bencana.

Hal itu imbas dari banjir rob yang menerjang 792 rumah di tujuh kelurahan yang ada di tiga kecamatan di Kota Pangkalpinang sejak Senin (6/12/2021) sampai Kamis (9/12/2021) hari ini.

“Saya kira pemerintah daerah dapat segera melakukan mitigasi bencana, dan menyampaikan kepada masyarakat luas, di titik mana saja yang berpotensi akan terjadi banjir,” kata Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady kepada Bangkapos.com, Kamis (9/12/2021).

Menurut Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini, mitigasi bencana sangat perlu dilakukan agar kerugian materi dapat di minimalisir.

Di samping itu guna menghindari adanya korban jiwa dari cuaca ekstrem yang masih berlangsung hingga hari ini.

“Cuaca yang ekstrem berapa hari terakhir, sehingga dengan air laut yang pasang dan curah hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa titik di kota Pangkalpinang tergenang air, termasuk pantai pasir Padi beberapa ruas jalan amblas dikarenakan tingginya air laut hingga mencapai ke daratan,” jelas dia.

Rio menilai, dengan adanya teknologi seperti alat komunikasi yang semakin modern saat ini pemberian informasi secara masif dan cepat tidak sulit untuk dilakukan oleh pemerintah Kota Pangkalpinang.

Karena pada faktanya, banyak daerah yang mengalami banjir, padahal sebelumnya belum pernah terjadi di tempat tersebut.

“Dengan adanya informasi dini dari pemerintah daerah, saya kira kemungkinan terburuk dapat kita minimalisir. Warga bisa mempersiapkan segala sesuatu jika terjadi hal  yang tidak dinginkan,” sebut Rio.

Sambungnya, ombak pantai yang cukup besar disertai angin kencang yang terjadi di Pantai Pasir Padi seharusnya juga menjadi perhatian bagi pemerintah setempat.

Harus ada kebijakan yang diambil oleh pemangku kepentingan guna menjaga keselamatan masyarakat.

“Saya kira perlu berkoordinasi apakah mendesak untuk diambil sebuah kebijakan menutup Pantai Pasir Padi, mengingat cuaca ekstrem masih terjadi dan dikhawatirkan dapat membahayakan para pengunjung,” tegas Sekretaris DPW PKS Bangka Belitung ini.

Kendati demikian, pihaknya juga mengapresiasi apa yang telah dilakukan pemerintah daerah dari tingkat Kelurahan sampai RT yang sigap turun ke lapangan bertemu dengan warga dan memberikan informasi dan solusi jangka pendek bagi masyarakat yang terdampak banjir rob.

“Kerjasama lintas pemerintah daerah baik kota kabupaten maupun provinsi saya kira juga penting untuk dilakukan, karena banjir Rob yang hari ini ada sudah menyebar di hampir seluruh kota kabupaten se-Bangka Belitung,” pungkas Rio. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved