Breaking News:

Mobil Bekas Terjual 8 Unit per Minggu, Terimbas Harga Komoditi Babel Melejit

Seiring melejitnya harga pasir timah, sejumlah pelaku usaha tertimpa berkahnya. Seperti halnya para pelaku usaha jual beli mobil bekas (mobkas).

Bangka Pos/Cepi Marlianto
Beberapa unit mobil terparkir rapi di dalam showroom mobil bekas, Rabu (8/12). 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Seiring melejitnya harga pasir timah, sejumlah pelaku usaha tertimpa berkahnya. Seperti halnya para pelaku usaha jual beli mobil bekas (mobkas) di Provinsi Bangka Belitung.

Sejumlah showroom mobil di Kota Pangkalpinang misalnya, mereka kini mendapatkan rezeki yang lebih dengan meroketnya harga timah. Seperti Showroom Bong 88 Automobile yang terletak di Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah.

Belasan unit mobil berbagai jenis, warna dan merek ada di tempat ini, mobil-mobil tersebut tampak bersih pertanda selalu dibersihkan. Hal itu terlihat saat dua orang pekerja di showroom itu dengan antusias mengelap setiap sudut mobil.

Pengurus Showroom Bong 88 Automobile Alvin mengaku, sejak empat bulan terakhir penjualan mobil bekas naik secara signifikan sekitar 75 persen.

Dia menduga hal ini juga karena dipicu harga komoditi seperti timah, karet dan sawit di Bangka Belitung yang merangkak naik harga jualnya.

"Jadi sekarang ini jual mobil bekas kaya jual kacang rebus cepat sekali lakunya. Sejak harga timah naik memang ada peningkatan dari sebelumnya, bahkan naik cukup signifikan. Naiknya sekitar 75 persen semenjak untuk masalah pembelian mobil lumayan," kata dia kepada Bangka Pos, Rabu (8/12).

Alvin berujar, biasanya penjualan mobil bekas di showroom yang dia urus per minggu biasanya hanya mencapai tiga unit saja. Namun saat ini per minggu penjualan mobil bekas naik satu kali lipat dibandingkan sebelumnya di saat harga timah anjlok.

Dia mengklaim, peningkatan penjualan mobil bekas ini sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir saat harga timah masih bagus bahkan masih berlangsung hingga saat ini.

"Semenjak harga timah naik ini kita bisa menjual 7 sampai 8 unit mobil per minggu terjual. Peningkatan jual harga mobil juga sudah terjadi sekitar empat bulan lalu dan sampai sekarang. Pokoknya sejak harga timah meningkat itulah penjualan mobil bekas naik," terang Alvin.

Untuk jenis mobil bekas sendiri, lanjut dia, yang paling diminati konsumen adalah mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) yang biasanya dijadikan mobil keluarga yang dapat dimuati 6 hingga 8 penumpang.
Selain itu mobil jenis ini harganya memang lebih terjangkau dan memiliki bodi hingga mesin yang tidak bisa disepelekan.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved