Breaking News:

Video

Sempat Dikabarkan Raib, Motor Remaja yang Tewas Mengambang di Sungai Akhirnya Ditemukan

Beginilah detik-detik petugas kepolisian dari Polres Pangkalpinang saat mengevakuasi satu unit sepeda motor dari dalam air, Rabu (8/12/2021) malam

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA –- Beginilah detik-detik petugas kepolisian dari Polres Pangkalpinang saat mengevakuasi satu unit sepeda motor dari dalam air, Rabu (8/12/2021) malam yang berhasil direkam.

Motor Satria FU warna biru dengan nomor polisi BN 5419 LC ditemukan petugas saat air mulai surut, tak jauh dari lokasi ditemukannya jasad Rj (17) yang ditemukan mengambang di sungai seputaran Jembatan Emas, Pangkalpinang, Rabu (8/12/2021) pagi.

 Sebelumnya keluarga korban menduga kuat bahwa meninggal lantaran karena menjadi korban kejahatan.

Hal itu turut diperkuat dengan raibnya motor dan handphone milik remaja 17 tahun ini di lokasi kejadian.

Kepala Desa Belilik, Muldari menyebut, dengan ditemukannya sepeda motor korban maka pihak keluarga menerima kematian Rj.

Baca juga: BREAKING NEWS, Warga Geger Penemuan Mayat, Tiga Hari Tak Pulang, Rj Ditemukan Mengambang di Sungai

Baca juga: Keluarga Histeris Lihat Jasad Rj Terbujur Kaku, Tiga Hari Dicari Ternyata Tewas Mengambang di Sungai

 
Muldari mengatakan, berdasarkan keterangan dari dua rekan korban Syawal dan Sulung sebelum Rj pamit untuk pergi ke tempat biliar sempat mengkonsumsi minuman beralkohol.

Saat itu memang mereka tengah asyik nongkrong di Jembatan Emas bersama dua rekan lain selain Sulung dan Syawal.

Sementara untuk beberapa luka terbuka di bagian kepala korban berdasarkan hasil visum seperti ditemukan luka sobek horizontal di sebelah kiri pada kulit kepala sepanjang kurang lebih 15 sentimeter dan lebar 2 sentimeter.

Kemudian terdapat luka remuk berlubang pada tengkorak kepala sebelah kiri dan mengeluarkan darah diduga akibat benda tumpul.

Baca juga: Ironi Nasib Jenazah Raju yang Batal Dilakukan Autopsi Karena Tak Ada Dokter di Rumah Sakit

Baca juga: Remaja Belilik Meninggal Secara Tak Wajar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selain itu, juga terdapat sayatan pada kening atas korban dengan panjang kurang lebih 2 sentimeter akibat benda tajam, Muldari menduga karena benturan yang terjadi akibat kecelakaan.

Pihak keluarga sebelumnya memang menolak untuk dilakukan autopsi hal itu lantaran harus menunggu dokter forensik dari Jakarta maupun Palembang.

Karena kondisi jenazah yang sudah tidak memungkinkan lagi, akhirnya pihak keluarga membatalkan untuk diautopsi dan hanya visum. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved