Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Tren Kasus Corona di Bangka Belitung Cenderung Menurun, Satgas Covid-19 Ingatkan Tetap Waspada

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 hingga Sabtu (11/12/2021) kemarin tidak ada orang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Penulis: nurhayati | Editor: nurhayati
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi pasien covid 19. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 hingga Sabtu (11/12/2021) kemarin tidak ada orang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 di Provinasi Kepulauan Bangka Belitung.

Diakui Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung Andi Budi Prayitno, penyebaran dan penularan virus Corona di Bangka Belitung saat ini trennya cenderung turun.

Namun dia mengingatkan kondisi ini masih terus terjadi, karena pandemi Covid-19 belum berakhir di mana menyebar dari dan kepada orang-orang yang ada di sekitar kita.

"Untuk informasi mengenai situasi dan perkembangan terkini penanganan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bahwa tidak ada (nihil) orang terkonfirmasi Covid-19 dengan kumulatif tetap 52.319 orang.

Baca juga: Menolak Divaksin Covid-19, Kontrak Tenaga Honorer di Kabupaten Bangka Terancam Tidak Diperpanjang

Baca juga: Kejar Target Vaksinasi Covid-19, Pemkab Bangka Ambil Langkah Ekstrem, Tak Vaksin TPP ASN Tak Dibayar

Sementara kasus yang dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi bertambah sebanyak 3 orang (kumulatif 50.819). Adapun kasus meninggal dunia akibat Covid-19 nihil (kumulatif 1.458)," jelas Andi.

Dengan demikian kematian orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tetap berjumlah 1.458 orang atau 2,79%.

Ia menyebutkan  angka kematian akibat Covid-19 khususnya bulan Juli (361 kematian) dan Agustus (569 kematian) mengalami kenaikan signifikan, bulan September (165 kematian) mengalami penurunan, bulan Oktober (49 kematian) kembali turun, dan bulan November (9 kematian), dan bulan ini (1-11 Desember 2021: 3 kematian).

"Upaya menurunkan tingkat kematian menjadi perhatian serius kita, mengingat mutasi Covid-19 yang lebih berbahaya dan cepat menular serta varian lainnya dari Covid-19 seperti Delta Plus dan Omicron yang saat ini sudah melanda sejumlah negara, meski belum terdeteksi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, namun tetap mengancam. Itu artinya, kita masih harus meningkatkan kewaspadaan. Kondisi ini juga menjadi pemacu untuk kita tetap menjaga Protokol Kesehatan dan membangun herd immunity dengan vaksin," ingat Andi.

Menurutnya, kesiapsiagaan daerah terutama dalam melakukan tracing, testing, dan treatment yang agresif dan masif dalam merespon kasus Covid-19 merupakan kunci untuk mengendalikan kasus.

Untuk kenaikan kesembuhan harus terus ditingkatkan hingga mencapai target signifikan sehingga lebih tinggi dari kasus baru dengan terus melakukan tidak hanya peningkatan tracing dan testing dengan penyelidikan epidemiologi (PE) yang lebih serius untuk mengidentifikasi klaster-klaster penularan, namun juga treatment khususnya mengisolasi orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ke fasilitas isoter dengan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas agar kesembuhan dapat ditingkatkan dan kematian dapat dicegah serta diminimalisasi.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved