Breaking News:

Video

Pasar Digenangi Air, Pedagang di Pangkalpinang Gelar 'Lomba Mancing'

Pemandangan berbeda tampak terlihat di Jalan Pasir Putih, Pasar Pembangunan, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (13/12/2021) pagi.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA –- Pemandangan berbeda tampak terlihat di Jalan Pasir Putih, Pasar Pembangunan, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (13/12/2021) pagi.

Ada plang dengan beberapa tulisan bentuk kekecewaan terpampang jelas di tepi jalan tersebut yang digenangi air atau tepatnya di depan lapak pedagang di pasar itu.

Plang itu sendiri terbuat dari dua kotak buah bekas yang disusun, kemudian diberi papan triplek di bagian depan.

Di plang tersebut juga tertera beberapa kata-kata mulai dari ‘Piala Adipura’ kemudian ‘Lomba Mancing’ hingga ‘Piala Adipura Walikota’.

Bahkan yang lebih mirisnya pedagang sampai membuat replika joran pancing yang terbuat dari sebatang kayu kemudian diberi tali dan diberi umpan seekor ikan asin.

Hal tersebut sebagai sindiran keras bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Seorang pedagang Kuria (40) menyebut, papan itu sengaja dipasang di kubangan air sebagai bentuk kekecewaan para pedagang kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Pasalnya pedagang di kawasan itu sudah mulai jengah karena sejak beberapa tahun terakhir tak kunjung ada pembuatan drainase maupun perbaikan jalan di tempat itu sehingga membuat adanya kubangan air.

Kurnia menyebut, kubangan air memang sudah sering terjadi di depan lapaknya apalagi ketika musim hujan datang. Peristiwa seperti itu setidaknya sudah berlangsung sejak sekitar tiga tahun terakhir.

Tak ayal kondisi itu kian diperparah dengan kondisi jalan yang mulai rusak karena genangan air yang merendam kawasan itu setiap harinya.

Menurutnya pedagang pasar yang terdampak genangan air tersebut, sudah berkali-kali melapor ke Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Pangkalpinang.

Namun menurut Kurnia, pemerintah terkesan tutup mata dan enggan menanggapi keluhan pedagang.

Oleh karena itu, dia berpesan kepada Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) untuk meninjau dan mendengarkan langsung keluhan para pedagang.

Hal senada juga disampaikan pedagang lain Anton (42). Menurutnya genangan air itu sangat meresahkan para pedagang maupun pembeli yang ingin belanja. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved