Breaking News:

Mahasiswa Soroti Pelanggaran HAM di Bangka Belitung

Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Peduli HAM menyoroti pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Bangka Belitung.  

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: fitriadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Puluhan mahasiswa dari berbagai universitas yang ada di Bangka Belitung melakukan aksi unjuk gigi di Alun-alun Taman Merdeka (ATM), Pangkalpinang, Selasa (14/12/2021).

Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Peduli HAM menyoroti pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Bangka Belitung.

Pihak kepolisian melakukan penutupan jalan seputaran ATM.

Tak ayal aksi tersebut turut memantik kekesalan mahasiswa yang hendak melakukan unjuk rasa lantaran tak dapat beraspirasi di hadapan khalayak ramai.

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik, Yudi Dwiansyah Septiawan menyebut, aksi ini bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat dengan membahas polemik pelanggaran ataupun permasalahan HAM yang telah terjadi.

Yudi berujar, banyak pelanggaran HAM yang terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung baik yang  dilakukan oknum penegak hukum hingga masyarakat.

Baca juga: Pembunuh Anggun Wanita Muda Asal Bangka Barat di Hotel Belitong Ditangkap, Ini Tampangnya

Baca juga: Pesona Tante Ernie Pakai Mini Dress Loreng-loreng, Cocok Enggak?

Baca juga: Nasib Istri Vokalis Band Terkenal Usai Suami Divonis 18 Tahun, Dulu Wajah Kusam Kini Jadi Glowing

 
Dia mencontohkan kejadian tujuh masyarakat dan aktivis lingkungan warga Kenanga, Kabupaten Bangka yang dikriminalisasi lantaran mendesak pemberhentian aktivitas pabrik tapioka yang telah mencemari lingkungan.

Padahal, seharusnya masyarakat harus mendapatkan hak lingkungan, udara, air yang bersih yang tidak tercemar dari limbah pabrik yang ada di wilayah Kenanga.

Di samping itu, berdasarkan kacamata mahasiswa perampasan hak masyarakat dari pihak korporasi dan pengusaha dengan membuka lahan seluas luasnya untuk pertambangan juga turut mengkerdilkan pekerjaan masyarakat pesisir.

Sehingga menyebabkan ekonomi masyarakat pesisir menurun. Padahal masyarakat berhak mendapatkan pekerjaan yang layak.

Oleh karena itu dengan adanya aksi ini mahasiswa mendesak Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Yan Sultra untuk segera menangani permasalahan ini. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved