Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Miris! Remaja di Pangkalpinang Puluhan Kali Curi Kandang Burung untuk Beli Chip

Madchandra alias Chandra (22) diciduk polisi setelah ketahuan 32 kali mencuri. Seluruh aksi kejahatannya dilakukan di Pangkalpinang

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Chandra (22) hanya bisa tertunduk diam saat diamankan Tim Naga Sat Reskrim Polres Pangkalpinang, Kamis (16/12/2021) petang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Madchandra alias Chandra (22) diciduk polisi setelah ketahuan 32 kali mencuri. Seluruh aksi kejahatannya dilakukan di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Kasus ini terungkap berawal dari laporan Hotman (50) warga Kelurahan Gedung Nasional, Kecamatan Taman Sari yang juga seorang pedagang sangkar burung pada Rabu 15 Desember 2021.

Hotman melaporkan 32 sangkar burungnya di gudang raib diduga dicuri.

Berdasarkan laporan tersebut polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap Chandra warga Kelurahan Asam, Kecamatan Rangkui, Kamis (16/12/2021).

“Dari hasil interogasi pelaku mengakui bahwa memang benar melakukan pencurian beberapa sangkar burung di gudang milik korban di Jalan Trem Pangkalpinang,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, Kamis (16/12/2021).

Adi Putra mengatakan, motif Chandra nekat melakukan pencurian kadang burung lantaran butuh uang untuk membeli chip karena kecanduan game Higgs Domino.

Berdasarkan pengakuan, pelaku telah beberapa kali mencuri di gudang milik Hotman setiap pagi saat mengambil mobil di tempat dia bekerja di Toko Aming 888.

Pada saat bertugas mengambil mobil itulah kesempatan pelaku mengambil beberapa sangkar burung berikut dengan tebok dan pion sangkar.

Chandra mengaku telah mengambil sebanyak 32 set sangkar burung dimulai dari pertengahan bulan November 2021 sampai dengan pelaku diamankan oleh Tim Buru Sergap Naga Polres Pangkalpinang.

“Yang mana satu set sangkar burung tersebut terdiri dari satu sangkar terbuat dari besi, satu buah tebok, dan satu buah pion yang bertuliskan angka 888,” sebutnya.

Sementara itu, lanjut dia, semua barang curiannya dijual melalui forum jual beli di media sosial. Adapun harga satu set sangkar burung yang Chandra jual dibanderol dengan harga bervariasi mulai dari Rp100 sampai Rp300 ribu.

Akibat kejadian itu, Hotman mengalami kerugian hingga Rp20.800.000.

Dari penangkapan tersebut, polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa 11 buah sangkar yang terbuat dari besi, 9 buah tebok dan 8 buah set pion gantungan yang bertuliskan angka 888.

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Pangkalpinang guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku dikenakan pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP-red) tentang pencurian. Dengan ancaman paling lama lima tahun penjara,” kata perwira pertama tingkat tiga ini. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved