Breaking News:

Liga Italia

Ausilio Mengakui Bahwa Inter Tidak Merindukan Conte, Lukaku dan Hakimi

“Situasinya tidak seburuk yang digambarkan, tetapi kehilangan Conte, Lukaku, Eriksen, dan Hakimi bisa membunuh siapa pun, tetapi tidak dengan Inter

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
TWITTER.COM/FRANKKHALIDUK
Antonio Conte dan Romelu Lukaku. 

BANGKAPOS.COM -- Direktur olahraga Inter Piero Ausilio menjelaskan bagaimana reaksi Nerazzurri terhadap kepergian Antonio Conte, Romelu Lukaku dan Achraf Hakimi: 'Anda tidak boleh menyerah setelah kesulitan pertama.'

Nerazzurri berada di puncak klasemen Serie A, dengan satu poin lebih banyak dari rival sekota mereka Milan.

Mereka telah memenangkan Scudetto di bawah Antonio Conte musim lalu, tetapi melihat pelatih pemenang gelar mereka secara langsung di akhir musim.

Baca juga: Bertahun-tahun Suami Tidur dengan Wanita Lain Sampai Punya Anak, Istri Baru Tahu dari Hal Sepele Ini

Baca juga: Dulu Glowing Saat Jadi Artis, Kini Andita Lela Karlita Jualan Kopi di Kampung Halaman

Baca juga: Kisah Istri Biarkan 48 Orang Menonton Adegan Berhubungan Badan dengan Suami, Sampai Nangis Seminggu

Dia diikuti oleh Hakimi dan Lukaku, yang harus dijual untuk menyeimbangkan pembukuan.

Mereka digantikan oleh Denzel Dumfries dan Edin Dzeko, sementara Hakan Calhanoglu direkrut untuk menggantikan Christian Eriksen, yang bisa mengakhiri kontraknya dengan Inter hari ini setelah menderita serangan jantung enam bulan lalu.

Simone Inzaghi ditunjuk sebagai pelatih Inter, menandatangani kontrak dua tahun.

Juara Serie A tidak hanya naik ke puncak klasemen, tetapi lolos ke babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun.

“Kami tidak pernah menyerah. Kehilangan orang-orang ini tampak seperti gunung besar untuk didaki, tetapi hal yang menyenangkan tentang sepak bola adalah selalu memberi Anda peluang baru, ”kata Ausilio kepada Sky Sport Italia, seperti dikutip Sportmediaset.

“Situasinya tidak seburuk yang digambarkan, tetapi kehilangan Conte, Lukaku, Eriksen, dan Hakimi bisa membunuh siapa pun, tetapi tidak dengan Inter, Anda tidak boleh menyerah setelah kesulitan pertama.” (*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved