Breaking News:

Liga Italia

Matthijs de Ligt Marah dengan Kondisi Juventus Saat Ini, Bakal Pindah?

Matthijs de Ligt terkesan dengan 'kedewasaan' Juventus dalam kemenangan tandang ke Bologna dan membahas gaya kepemimpinannya

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
TWITTER.COM/BIANCONERIZONE
Bek tengah Juventus, Matthijs de Ligt, memberikan jawaban atas rumornya akan bergabung dengan Barcelona. 

BANGKAPOS.COM -- Matthijs de Ligt terkesan dengan 'kedewasaan' Juventus dalam kemenangan tandang ke Bologna dan membahas gaya kepemimpinannya. 'Saya selalu ingin menang dan terkadang marah ketika ada mentalitas yang salah.'

Bek tengah itu adalah batu karang di Stadio Dall'Ara, menjaga clean sheet dan membuat blok yang menentukan, sementara Alvaro Morata dan Juan Cuadrado mencetak gol.

“Kami bermain dengan banyak kedewasaan, meskipun kami dapat meningkatkan banyak hal dalam cara kami membangun dari belakang,” kata De Ligt kepada DAZN.

Baca juga: Wanita Ini Keletihan Berhubungan Badan 5 Jam Nonstop Sampai Tewas, Benda Ini yang Ditelannya

Baca juga: Jet Li si Jago Kung Fu, Terancam Habiskan Hidup di Kursi Roda, Menderita Penyakit ini

Baca juga: Kisah Pilu Putri Tukang Tambal Ban, Setahun Diculik Ditemukan Sudah Melahirkan anak

“Kami bermain bagus, Bologna tidak memiliki banyak peluang yang jelas, tetapi kami harus meningkatkan pendekatan menyerang kami.”

Mantan bek Ajax itu terlihat berteriak marah kepada rekan setimnya setelah dia harus melakukan intersepsi krusial di dalam kotak.

“Saya selalu ingin menang dan melakukan segala kemungkinan untuk menang. Terkadang saya marah, karena saya tidak mengerti ketika saya melihat pemain dengan mentalitas yang salah. Itu membuatku marah. Kesalahan bisa terjadi, tetapi mentalitas tidak boleh goyah.”

Pemain internasional Belanda itu ditanya apakah dia lebih menyukai pertarungan fisik seperti yang dia alami hari ini dengan striker Bologna Marko Arnautovic.

“Saya menikmati itu, ya, tetapi juga bermain melawan penyerang yang lebih kecil. Anda harus bersikap kasar terhadap Arnautovic, karena dia akan menyakiti Anda jika diberi ruang.”

Juventus ditahan imbang 1-1 oleh Venezia pekan lalu, setelah juga berjuang melawan tim kecil lain seperti Empoli dan Verona.

“Kami perlu meningkatkan rekor kami di paruh kedua musim, terutama setelah kehilangan terlalu banyak poin melawan klub yang disebut lebih kecil.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved