Breaking News:

Jelang Nataru, Sopir Logistik di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok Kini Harus Tunjukkan Kartu Vaksin

Koordinator Tim Verifikasi Satgas Angla Muntok Kapten Laut (T) Yuli Prabowo, menegaskan saat ini pihaknya telah memberlakukan aturan baru terkait

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: M Ismunadi

BANGKAPOS.COM,BANGKA- Koordinator Tim Verifikasi Satgas Angla Muntok Kapten Laut (T) Yuli Prabowo, menegaskan saat ini pihaknya telah memberlakukan aturan baru terkait sopir logistik yang akan menyebrang dari Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok menuju Pelabuhan Tanjung Api Api.

"Kita masih menerapkan wajib vaksin dua kali dan antigen satu kali untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan. Lalu saat ini berlaku mulai hari ini, sopir logistik pun kita akan periksa vaksinnya dan surat antigennya," ujar Kapten Laut (T) Yuli Prabowo, Rabu (22/12/2021).

Hal tersebut dilakukan juga untuk menghadapi adanya lonjakan penumpang, jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Kapten Laut (T) Yuli Prabowo yang juga Danpos AL Muntok mengatakan untuk para sopir logistik minimal harus menunjukkan vaksinasi pertama.

Namun jika belum dapat menunjukkan bukti vaksinasi, pihaknya akan mengarahkan untuk dilakukan test antigen.

"Yang penting sudah tervaksin kalau tidak ada sama sekali ya harus antigen, dan kita arahkan untuk vaksin yang sudah kita sediakan. Ini sudah dibuka jalur oleh PT. ASDP Muntok jalur kanan untuk kendaraan umum dan jalur kiri untuk kendaraan logistik," jelasnya.

Baca juga: Akhirnya Terungkap! Ternyata Ini Isi Rantang yang Dibawa Zaenab untuk Si Doel

Baca juga: Ciri-Ciri Uang Rp 75 Ribu yang Pasti Dibeli Rp 20 Juta per Lembar, Langsung Cek Uangmu

Sementara itu pihaknya juga telah membangun posko gabungan tanggap bencana yang terdiri dari TNI, Polri, SAR hingga BPBD Bangka Barat.

"Posko ini dibangun untuk mempermudah evakuasi, jika terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan. Kita juga sudah tempatkan personil rescue dari SAR apabila terjadi hal-hal yang urgen, kita tim gabungan TNI Polri bersama SAR, BPBD akan respon cepat," ucapnya.

Sementara itu satu diantara sopir logistik, Amrian (43) mengungkapkan, tak mempermasalahkan adanya aturan yang mengharuskan para sopir logistik untuk menunjukkan kartu vaksin.

"Kalau kita ikut aja, selama ini gak vaksin karena belum ada aturan kayak gini. Kalau ada ya nanti vaksin, takut juga nanti makin ketat aturannya malah makin ribet nanti," ungkap Amrian. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved