Senin, 13 April 2026

Guru-guru Sekolah Kristen Kalam Kudus Pangkalpinang Gelar Training

Acara ini dilakukan secara blended dimana sebagian peserta ada yg mengikuti secara tatap muka (onsite) dan sebagian lagi mengikuti secara online

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: khamelia
Istimewa
Training Guru guru SKKK Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Di tengah kesibukan dan memasuki liburan semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022, serta menjelang natal 2021 dan tahun baru 2022, guru-guru Sekolah Kristen Kalam Kudus Pangkalpinang terus mengasah keahlian dan memperlengkapi diri untuk menjadi guru yang humble, kreatif dan inovatif.

Kegiatan ini dilakukan dengan menghadirkan tiga narasumber yaitu: 1. Matius Mardani, S. Pd. K., M. Pd, yang adalah seorang penulis, editor dan sebagai pengembang bidang literasi SKKK Jakarta dengan membahas topik: Penulisan Penelitian Tindakan Kelas. 2. Elisa Sri Indahati, S. Pd yang adalah seorang guru SD dan praktisi pendidikan di Sekolah Athalia Jakarta, dengan membahas topik: Berbagi Praktik Baik Skenario Pembelajaran HOTS. 3. O'oziduhu Halawa, M. Th yang adalah penulis, praktisi pendidikan dan sebagai Koordinator Lokasi SKKK Pangkalpinang dengan membahas topik: Bekerja dan Melayani dari Perspektif Kristiani.

Acara ini dilakukan secara blended dimana sebagian peserta ada yg mengikuti secara tatap muka (onsite) dan sebagian lagi mengikuti secara online melalui zoom meeting.

Dalam sesi pertama, Matius memaparkan bagaimana guru-guru dapat dengan mudah melakukan penelitian tindakan kelas ketika mengajar di kelas. Dengan metode yang sederhana, guru-guru dapat menghasilkan karya dari apa yang dilakukan dalam keseharian ketika mengajar. Dan diakhir sesinya, bapak Matius mendorong semua guru-guru agar bisa memulai dengan hal-hal yang sederhana.

Dalam sesi kedua, Elisa memaparkan betapa pentingnya guru-guru memahami semua perangkat pembelajaran dan metode pengajaran yang dilakukan sehingga pembelajaran yang dilakukan menyenangkan dan bervariasi. Berbagai aplikasi dan contoh-contoh yang sudah diterapkannya dalam pembelajaran, ibu Elisa membagikannya kepada guru-guru dengan senang hati.

Dan di sesi terakhir, O'oziduhu memaparkan tentang arti bekerja dan melayani dalam perspektif kristiani. Inti dari bekerja dan melayani adalah segala sesuatu yang dilakukan baik itu perkataan maupun perbuatan harus dilakukan untuk kemuliaan Tuhan. Apabila semua kita memahami dan memiliki perspektif seperti ini maka apa pun yang kita kerjakan dan lakukan bukanlah sebuah beban, melainkan sebuah ekspresi yang ditunjukkan untuk memuliakan Allah.
Tranining ini diakhiri dengan doa bersama untuk menyambut Natal 2021 dan menyongsong tahun baru 2022. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved