Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Covid-19 Bukan Menghilang! Ini Penjelasan Dokter, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Kasus penularan covid-19 di Kota Pangkalpinang semakin terkendali. Ini terlihat dari jumlah kasus yang terus menurun dan kasus aktif

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
(IST/dok RSUD)
Petugas memindahkan pasien Covid-19 dari isolasi C menuju isolasi D di RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan, Senin (6/9/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasus penularan covid-19 di Kota Pangkalpinang semakin terkendali. Ini terlihat dari jumlah kasus yang terus menurun dan kasus aktif yang hingga kini tersisa 12 orang saja.

Lantas apakah covid-19 masih ada? Pertanyaan ini kerap kali timbul dimasyarakat umum.

Sebab kini banyak orang yang sudah menganggap Covid-19 tidak ada, tak heran masker yang dulunya menjadi begitu penting bahkan dikenakan berlapis-lapis, kini kerap kali hanya tergeletah diatas meja saja.

Tak heran masyarakat menganggap covid-19 hilang begitu saja, secara angka jelas sekali covid-19 merosot cepat dari yang dulunya ratusan setiap hari kini tersisa hitungan jari.

Rupanya, meskipun kasus positif terus turun bukan berarti Covid-19 sudah hilang.

Baca juga: Airlangga Tegaskan Pemerintah Siapkan Vaksinasi Booster Program Selama Nataru

Baca juga: Vaksinasi Anak Baru Digelar di Empat Kabupaten/Kota di Babel, Cakupan Baru Mencapai 17,55 Persen

Demikian ditegaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim.

Hakim meminta, masyarakat untuk tidak euforia berlebihan. Perilaku abai protokol kesehatan masih bisa memicu kenaikan kasus covid-19 baik di Pangkalpinang dan daerah lainnya.

"Sebenarnya covid-19 itu masih ada disekitar kita, hanya saja keparahannya menjadi tidak terlihat lagi seperti dulu karena vaksinasi di Indonesia sudah 70 persen dan vaksinasi Pangkalpinang sudah 84 persen. Kalau kita skrininya masal sebetulnya masih banyak yang terjaring, namun tidak bergejala dan tidak membawa kesakitan yang parah bahkan belum sempat menularkan si virusnya sudah mati duluan ditubuh satu orang," jelas Hakim kepada Bangkapos.com, Senin (27/12/2021).

Hakim menegaskan, masyarakat harus tetap waspada karena status pandemi masih ada belum dihilangkan. 5M harus tetap dilaksanakan dengan baik.

Menurutnya, tren kasus yang kian hari kian baik ini disebabkan karena masifnya proses vaksinasi dilaksa akan disuatu daerah.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved