Breaking News:

Peduli Korban Erupsi Gunung Semeru, KIP-K dan Dema FDKI Gelar Galang Dana

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Erupsi Gunung Semeru, Formasi KIP-K

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Fery Laskari
IAIN SAS Babel
Dema Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN SAS Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru, Formasi KIP-K bersama Dema Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN SAS Bangka Belitung menggelar aksi galang dana, Jumat (24/12/2021) dan Sabtu (25/12/2021).

Sempat terkendala hujan, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para mahasiswa untuk membantu saudara mereka yang terkena bencana.

Penggalangan dana yang dilakukan Formasi KIP-K bersama Dema FDKI dilakukan di empat titik lokasi yaitu di Kawasan Lampu Merah Simpang 7 (Simpang DKT), Lampu Merah Jalan Muntok, Lampu Merah Ramayana dan Lampu Merah Semabung.

Dayat selaku Ketua Umum Dema FDKI berharap dengan adanya kerjasama seperti ini bisa meningkatkan lagi kepedulian masyarakat terutama bagi mahasiswa itu sendiri, sehingga kegiatan seperti ini akan tetap terjalin lagi kedepannya.

"Semoga kerjasama dan kolaborasi ini dapat terjalin terus di periode-periode kedepannya, dan selalu peduli dengan keadaan sekitar. Karena banyak yang membutuhkan bantuan apalagi kita sebagai pelaku organisasi (organisator)," kata Dayat.

Meskipun sudah banyak aksi galang dana yang dilakukan untuk membantu korban erupsi Gunung Semeru, hal tersebut tidak menjadi alasan bagi anggota Formasi KIP-K dan Dema FDKI untuk memberikan bantuan sebisa mungkin yang bisa mereka lakukan.

"Sebab, kita tidak tahu berapa banyak bantuan yang mereka butuhkan, namun akan lebih baik jika kita selalu berusaha dalam meringankan beban para korban erupsi tersebut," tambahnya.

Sementara itu dana yang sudah dikumpulkan melalui open donasi dan juga penggalangan dana, nantinya pihak Formasi KIP-K bersama Dema FDKI akan memberikannya dalam bentuk barang-barang kebutuhan pokok kepada korban erupsi Gunung Semeru.

Kegiatan kemanusiaan kalau bisa jangan pernah pudar, kegiatan ini adalah bentuk budaya membantu sesama manusia harus tetap ada. 

"Jika kami tidak bisa terjun di lokasi sebagai bentuk solidaritas kami yang berada jauh menggelar aksi galang dana ini setidaknya bisa berkontribusi secara nyata," katanya

Hasil galangan dana ini akan disalurkan yang nantinya akan didistribusikan kepada korban bencana erupsi Semeru. 

“Semoga dengan rasa kepedulian kita terhadap korban bencana di Indonesia, akan semakin membantu mereka yang sedang membutuhkan. Khususnya korban bencana yang saat ini terjadi, yaitu erupsi Gunung Semeru,” harapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved