Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BNNP Bangka Belitung Canangkan Zona Integritas, Begini Targetnya

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencanangkan pembangunan zona integritas (ZI) untuk mewujudkan Wilayah Bers

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat foto bersama usai menandatangani zona integritas di BNNP Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (28/12/2021). (Bangkapos.com/Cepi Marlianto) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – BNNP)'>Badan Narkotika Nasional Provinsi ( BNNP) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencanangkan pembangunan zona integritas (ZI) untuk mewujudkan Wilayah Bersih Korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBBM), di gedung BNNP Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (28/12/2021).

Kepala BNNP Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol M Zainul Muttaqien mengatakan, pencanangan ini merupakan langkah awal untuk menyelenggarakan sistem pemerintahan yang baik, efektif, efisien sehingga berintegritas menjadi WBK dan WBBM.

“Pencanangan ini merupakan upaya pencegahan dalam pemberantasan korupsi sekaligus memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” kata dia kepada Bangkapos.com, Selasa (28/12/2021).

Zainul Muttaqien berujar, pencanangan ini rencananya akan dilaksanakan pada awal tahun 2021 lalu, akan tetapi karena terkendala baru dapat dilakukan pada hari ini.

Menurutnya ada beberapa langkah konkret yang akan dilakukan BNN dalam pencanangan kali ini, di mana pada tahun 2022 mendatang akan meluncurkan, perbaikan pelayanan, program alternatif bagi masyarakat maupun dalam pengungkapan kasus narkoba.

“Berkat kerjasama tim pencanangan di akhir tahun kita deklarasi. Tahun 2022 kita targetkan memiliki program alternatif terutama pelayanan kepada masyarakat dalam pengungkapan kasus,” ujar Zainul.

Oleh karenanya, dengan pencanangan ini pihaknya mengharapkan dukungan dari semua pihak agar pencanangan ini dapat berbuah BNN menjadi WBK dan WBBM sesuai dengan peraturan presiden dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) dan tidak hanya sekadar formalitas.

“Saya mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan. Harapan kita BNN punya efisien, transparansi, akuntabel dalam melakukan tugas. Kita juga minta dukungan masyarakat,” katanya.

Sementara itu terpisah, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah menyebut, pencanangan ZI sudah semestinya dilakukan instansi terkait dalam melakukan reformasi birokrasi.

“Pencanangan zona integritas yang merupakan predikat yang sudah dicanangkan,” kata dia, Selasa (28/12/2021).

Abdul Fatah mengungkapkan, setelah pencanangan ZI masih beberapa tahap yang harus dilewati agar mendapatkan  predikat WBK dan WBBM. Di mana instansi tersebut harus lolos penilaian yang dilakukan oleh Kemenpan-RB.

“Apabila pimpinan dan jajaran memiliki komitmen untuk menuju agar BNNP ke WBK dan WBBM mereka baru akan mendapatkan predikat,” ujar Abdul Fatah.

Oleh karenanya, dia berharap besar BNNP Bangka Belitung dapat memperoleh ZI WBK dan WBBM agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal dengan menerapkan beberapa perubahan.

“Menerapkan perubahan dalam reformasi birokrasi, apabila itu sudah dilakukan dan layak baru akan mendapatkan predikat WBK dan WBBM. Kalau dilihat dari komitmen mereka tidak siap maka belum mendapatkan predikat,” pungkas Wagub. ( Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved