Breaking News:

Tonton Video Ini, Pemkot Pangkalpinang Bangun Toilet Wisata di Pantai Pasirpadi

Masalah pelik ketersedian fasilitas umum seperti toilet yang bersih dan nyaman masih menjadi momok dibeberapa tempat wisata.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Fasilitas umum seperti toilet yang bersih dan nyaman sangat dibutuhkan di tempat wisata. Namun kadang fasilitas ini tak ditemukan sehingga dikeluhkan oleh para wisatawan. Namun tidak demikian ketika wisatawan berada di Kawasan Pasirpadi Pangkalpinang, karena  fasilitas tersebut dipastikan relatif memadai dan nyaman buat pengunjung pantai.

Toilet yang dulunya kumuh, gelap bahkan keterbatasan air itu kini sudah berubah. WC atau kamar berbilas dibedakan tempatnya. Toilet itu juga menyediakan tempat duduk tunggu di tengah-tengahnya, bahkan sarana untuk disabilitas juga sudah tersedia. Di sisi langit-langit toilet ditambah dengan ornamen beberapa objek wisata lainnya di Kota Pangkalpinang.

Kabid Destinasi Pariwisata dan Industri Pariwisata Pangkalpinang, Dwidy Sutiasmi menyebut, pembangunan toilet wisata itu rampung Tahun 2020 lalu dan mulai dioptimalkan Tahun 2021.

Menurutnya, perkembangan pariwisata di Indonesia sangat berhubungan erat dengan perkembangan sektor lain dalam kehidupan masyarakat, sebab pariwisata bersifat interdepedensi, dimana perkembangannya adalah sangat tergantung pada banyak faktor antara lain adalah ketersediaan sarana dan prasarana di suatu daya tarik wisata termasuk toilet umum.

Kata Dwidy, toilet wisata dan kamar bilas di Pantai Pasirpadi ada tiga bersemuber pada dana alokasi khusus (DAK). "Kebutuhan akan fasilitas umum ini semakin hari semakin meningkat seiring dengan bertambahnya penduduk dan banyaknya orang yang bepergian, sehingga menuntut para pengelola di suatu destinasi pariwisata dapat menyediakan dan memberikan fasilitas yang terbaik. Salah satu yang harus di perhatikan adalah keberadaan toilet umum di area publik yang harus memperhatikan lingkungan sekitar," jelasnya.

Dwidy mengatakan, peran pemerintah memang melakukan pelatihan pengelolaan toilet di destinasi pariwisata yang dapat diikuti oleh pengelola destinasi dan Pokdarwis di Kota Pangkalpinang.

Diakuinya, fokus pariwisata prioritas Kota Pangkalpinang memang pada wisata Pantai Pasirpadi. "Kita sangat fokus dalam pengelolaan toilet wisata ini, karena ini berkaitan dengan kenyamanan para pengunjung dan penyediaan sarana dan prasarana di kawasan tersebut (amenitas). Ini juga agar para wisatawan kita nyaman saat berkunjung ke destinasi wisata kita," jelasnya.

"Kita bertahap, mungkin setelah dari ini toilet umum di destinasi wisata lainnya, karena Pasir Padi menjadi fokus kita lebih kita utamakan, tapi setelah ini bertahap," tambahnya.

Bahkan berdasarkan pantauan Bangkapos.com, pada toilet wisata di pantai Pasirpadi itu sama sekaki tidak ada kotak pungutan atau retrubusi alias gratis.

Asfa bocah perempuan yang masih mengenakan training sekolah itu tampak sedang duduk di tangga toilet umum khusus wanita, bukan menagih bayaran atas WW umum itu. Rupanya ia kerap kali membantu sang ibu untuk membersihakan toilet baru yang dimaksud.

"Cuma bantu ibu, disini ga bayar kami cuma bantu bersih-bersih aja ibu langsung dari Dinas Pariwisata yang bayar. Biasanya Sabtu Minggu lebih ramai kalau hari biasa sepi," sebut Asfa kepada Bangkapos.com, Selasa (27/12/2021).

Diakuinya, WC yang selalu ia besihkan bersama sang ibu itu memang lebih ramai dibanding WC umum biasa. "Biasa orang emang lebih milih kesini, karena lebih bagus mungkin jadi banyak yang kesini apalagi Minggu," ucapnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved