Cuaca Ekstrem Aktivitas Bongkar-muat di Pelabuhan Pangkalbalam Tak Berpengaruh
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memastikan di tengah cuaca ekstrem dan fenomena La Nina seperti saat ini tidak mengganggu operasional pelabuhan.
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memastikan di tengah cuaca ekstrem dan fenomena La Nina seperti saat ini tidak mengganggu operasional pelabuhan Pangkalbalam tetap berjalan aman dan lancar.
General Manager Pelindo Regional Dua Pangkalbalam, Nofal Hayin mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan terutama dari segi fasilitas, sumber daya manusia (SDM) hingga keamanan serta bekerja sama dengan stakeholder terkait.
“Insya Allah kalau di pelabuhan Pangkalbalam ini tidak terlalu berpengaruh karena alur Pelabuhan kita ini adalah alur sungai,” kata dia kepada Bangkapos.com, Rabu (29/12/2021).
Nofal berujar, dengan pelabuhan yang berada di alur setidaknya dapat sedikit menguntungkan untuk proses bongkar-muat kapal karena tak terkendala cuaca.
Baca juga: Siap Terbang Perdana 2022, Inilah Jet Tempur KF-21 Boromae Buatan Indonesia Kerja Sama Korea Selatan
Baca juga: Ciri-Ciri Uang Rp 75 Ribu yang Pasti Dibeli Rp 20 Juta per Lembar, Langsung Cek Uangmu
Berbeda jika di bibir pantai, apabila cuaca ekstrem seperti ombak tinggi dan angin kencang itu akan sangat berpengaruh kepada aktivitas di pelabuhan.
“Berbeda mungkin jika dengan pelabuhan yang langsung pelabuhan yang berada di tepi pantai atau pelabuhan laut di mana arusnya langsung. Karena ini di sungai jadi dampak terhadap aktivitas pelabuhan tidak begitu signifikan,” jelas Nofal.
Di samping itu, meski tak berdampak karena cuaca ekstrem aktivitas di pelabuhan Pangkalbalam juga masih terkendala dengan pasang surut air laut. Belum lagi diperparah dengan pendangkalan alur sungai menuju pelabuhan Pangkalbalam, sehingga kapal berukuran besar tidak dapat beroperasi jika air sedang surut.
“Sebetulnya selama ini kapal berlabuh atau sandar di Pelabuhan Pangkalbalam kapal yang dengan draf rendah,” sebutnya.
Oleh karena itu, masalah pendangkalan alur ini juga menjadi perhatian bagi pihaknya. Diakuinya memang saat ini terjadi pendangkalan alur sungai.
Maka dari itu, ke depan Pelindo bekerja sama dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam akan melakukan pengerukan alur sungai dalam waktu dekat.
“Pengerukan sudah dilakukan tetapi baru di depan sebatas kolam pelabuhan. Untuk ke depannya kami bekerja sama dengan KSOP, karena yang berwewenang dalam hal ini adalah kementerian perhubungan dalam hal ini diwakilkan KSOP,” ujar Nofal. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20211229_bongkar-muat-kapal-roro-pangkalbalam.jpg)