Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pansus Raperda DPRD Babel Pertanyakan Pemanfaatan Jalan hingga Ruang Terkait Tambak Ikan dan Udang  

Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pembudidayaan Ikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel) menggela

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
Bangkapos.com/Riki Pratama
Ketua Komisi II, Adet Mastur 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pembudidayaan Ikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat kerja yang dihadiri Bappeda dan Dinas PUPR di Ruang Badan Musyawarah (Banmus), Rabu (29/12/2021).

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah Pembudidayaan Ikan DPRD Bangka Belitung (Babel), Adet Mastur meminta penjelasan pemerintah dan perusahaan terkait pemanfaatan jalan yang digunakan oleh perusahaan tambak udang yang mengalirkan air laut untuk keperluan budidaya tambak udang.

Pasalnya dia menyebutkan ada sejumlah ruas jalan yang dimanfaatkan oleh perusahaan. "Kami memanggil Bappeda dan PUPR dan Balai jalan nasional untuk menanyakan sejauh mana penggunaan jalan nasional ini yang dimanfaatkan oleh perusahaan pembudidayaan ikan. Jalan nasional yang sudah bagus digali dan ditutup untuk pipanisasi mengambil air laut untuk tambak, apakah sudah ada izin sesuai protapnya, itu yang kita pertanyakan," ujar Adet usai rapat, Rabu (29/12/2021).

Dia menyebutkan ternyata ada tujuh badan jalan yang sudah diberikan izin, yakni diantaranya ruas jalan dari Pangkalpinang ke Koba.

Serta sudah ada kesepakatan (MoU) dan kesepakatan, bahwa apabila gunakan jalan nasional yang akan memperbaiki merehap serta pemeliharaan adalah tanggung jawab pelaku usaha. "Saat ini juga kami, DPRD Babel sedang menyusun Raperda terkait pembudidayaan ikan. 

Raperda ini diharapkan menjadi payung hukum yang mengatur tentang pembudidayaan ikan termasuk didalamnya tambak udang, baik mengenai perizinan, kontribusi terhadap pendapatan daerah, serta jaminan berusaha dan lainnya," katanya.

Pihak DPRD Babel juga akan mendalami pemanfaatan wilayah ruang untuk pembudidayaan ikan dan tambak udang di wilayah daratan.

Ketua Komisi II DPRD Babel ini juga menyebutkan pemanfaatan ruang ini bisa saja bersinggungan pada peruntukan lainnya, termasuk apakah memang sudah diatur dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW).

"Kita memanggil Bappeda dan PUPR untuk  melihat dan mendengar apakah pemanfaatan pembudidayaan ikan ini berdasarkan RTRW atau bertentangan, jika melanggar ada sanksinya," katanya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved