Breaking News:

Gubernur Soroti Lunturnya Budaya Gotong Royong di Tengah Masyarakat

SUNGAILIAT - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, menyoroti bahwa seiring dengan perkembangan zaman

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Fery Laskari
Diskominfo Babel
Gubernur saat memberikan sambutan pada acara peresmian bantuan keserasian Sosial di Lapangan Futsal Sinar Jaya Jelutung, Kabupaten Bangka, Jumat (31/12). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, menyesalkan, seiring perkembangan zaman, semangat gotong royong mulai hilang dan luntur. Memang tidak sepenuhnya hilang, namun secara perlahan kebiasaan gotong royong mulai surut. Padahal, masyarakat Indonesia dikenal dengan kebiasaan bergotong royong yang diwariskan para leluhur.

Tak hanya itu, saat ini tradisi silaturahmi telah mengalami pengikisan, sehingga harus kembali digalakkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, dalam momen keserasian sosial yang digagas Kementerian Sosial RI, gubernur mengemukakan momen ini dijadikan sebagai pemantik bagi masyarakat untuk bersama-sama, dan bahu-membahu dalam bergotong royong, serta lebih berempati kepada orang lain yang membutuhkan.

"Saya berharap hasil karya gotong royong masyarakat Sinar Jaya Jelutung membangun lapangan futsal dan pembangunan tugu keserasian sosial, disamping pemberdayaan ekonomi masyarakat, dapat meningkatkan keserasian sosial di tengah-tengah masyarakat," kata gubernur saat memberikan sambutan pada acara peresmian bantuan keserasian Sosial di Lapangan Futsal Sinar Jaya Jelutung, Kabupaten Bangka, Jumat (31/12/2021).

Memang saat ini, perekonomian di Babel tengah dalam kondisi baik, bahkan saat ini pertumbuhan ekonomi Babel peringkat keempat secara nasional. Namun, dikatakan Gubernur masih ada masyarakat yang masih membutuhkan uluran tangan bagi tergolong masyarakat tidak mampu, terutama para lansia yang tak mampu bekerja lagi.

Maka dalam kesempatan itu, gubernur juga menyerahkan bantuan paket sembako untuk para lansia serta bantuan peralatan sekolah bagi masyarakat Kelurahan Sinar Jaya Jelutung. "Bantuan ini juga sebagai pancingan kepada kawan-kawan yang mampu secara ekonomi untuk saling berbagi kepada mereka yang membutuhkan," kata gubernur.

Gubernur Erzaldi juga merespon aspirasi masyarakat Sinar Jaya Jelutung terkait jauhnya jarak yang ditempuh para anak didik dalam menempuh pendidikan SMA negeri. Direncanakan pada tahun depan akan mulai dibangun pembangunan SMA negeri yang akan berlokasi di Sinarbaru.

"Insyaallah tahun depan akan dibangun SMA tidak jauh dari sini, jadi tidak ada alasan lagi tidak mau sekolah karena lokasi jauh. Mohon doa restunya," kata gubernur seraya disambut tepuk tangan masyarakat.

Dalam giat keserasian sosial itu, gubernur juga meresmikan lapangan futsal Sinarjaya Jelutung. Peresmian itu secara simbolis ditandai dengan pemotongan pita dan tendangan pertama oleh orang nomor satu di Babel tersebut.

Gubernur mengatakan, dengan kehadiran lapangan futsal ini merupakan salah satu upaya untuk menghindarkan anak-anak dari kenakalan remaja, sehingga mereka tidak sempat untuk berpikir negatif. Untuk mengajak para anak muda menggiatkan hal positif, maka ia menginisiasi pada bulan maret mendatang, akan diselenggarakan turnamen futsal dilokasi tersebut.

"Nanti bulan maret depan, kita buat kejuaraan futsal disini, nanti bapak akan bantu hadiahnya," ungkap Gubernur.

Merespon hal itu, Romi (28) selaku Ketua Tim Futsal Kelurahan Sinar Jaya Jelutung mengucapakan terima kasih akan diselenggarakan even futsal didaerahnya, da juga ia mengapresiasi atas dibangunnya lapanan futsal tersebut. Karena menurutnya, dengan kehadiran lapangan futsal itu sangat besar pengaruhnya, terutama bagi para remaja di desa tersebut agar dapat menyalurkan bakatnya disaat waktu kosong. "Dengan adanya turnamen futsal, bisa menelurkan talenta muda dicabang olahraga futsal,” katanya.

Sementara itu, di samping meresmikan lapangan futsal, gubernur yang akrab disapa Bang ER itu juga itu meresmikan Tugu Forum Keserasian Sosial, di mana tugu yang didominasi warna hijau itu bertuliskan "Damai Itu Indah". Seusai acara, gubernur menyempatkan untuk membeli produk jajanan makanan yang ditawarkan oleh masyarakat dan UMKM setempat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved