Breaking News:

Bukan Soal SPPD Fiktif, Mantan Sekwan Babel Penuhi Undangan Kejati Soal Gugatan PT Pulomas

Syaifuddin, mantan Sekwan DPRD Babel membantah kedatangan dirinya ke Kejati Babel untuk dimintai keterangan mengenai SPPD fiktif.

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Syaifuddin, mantan Sekwan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat diwawancarai di Kawasan Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung pada Senin (3/1/2022) sore. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung dikabarkan mengundang sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Senin (3/12/2022) siang.

Undangan yang dilakukan terhadap sejumlah pejabat Pemprov Babel ini diduga kuat untuk mencari titik terang mengenai informasi dugaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Fiktif yang dimulai pada 2017 silam.

Syaifuddin sebagai mantan Sekwan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turut disebut-sebut turut diundang oleh Tim Pidsus Kejati Babel bersama 13 orang lainnya.

Baca juga: Sejumlah Pejabat Pemprov Babel Diundang ke Kejati Babel, Diduga Dimintai Keterangan Soal SPPD Fiktif

Baca juga: PENTING! Rawat Inap Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan Rencananya Dihapus, Diganti Ini

Namun demikian, Syaifuddin saat diwawancarai di Kawasan Kejati Babel, ia menyangkal dirinya diundang untuk dimintai keterangan mengenai SPPD Fiktif.

Ia mengakui kedatangannya ke Kejati Babel untuk mengambil berkas mengenai gugatan PT. Pulomas Sentosa.

"Belum ada pemanggilan ataupun periksaan mengenai SPPD Fiktif, tadi saya ke Datun Kejati Babel untuk mengambil berkas PT. Pulomas," ujar Syaifuddin kepada awak media. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved