Breaking News:

Buya Yahya Sebut Dosa Ini Jadi Penyebab Pasangan Tak Menikmati dan Puas Saat Berhubungan Suami Istri

Buya Yahya Sebut Dosa Ini Jadi Penyebab Pasangan Tak Menikmati dan Puas Saat Berhubungan Suami Istri

Editor: M Zulkodri
Tangkapan layar YouTube
Buya Yahya Sebut Dosa Ini Jadi Penyebab Pasangan Tak Menikmati dan Puas Saat Berhubungan Suami Istri 

BANGKAPOS.COM - Buya Yahya sebut dosa ini jadi penyebab pasangan tak menikmati dan puas saat berhubungan suami istri

Sebagaimana diketahui bahwa pasangan suami istri memang wajib melakukan hubungan ranjang. 

Namun sebelum melakukan kadang pasangan tersebut salah langkah atau dengan cara yang salah. 

Maka menjadi zina dan berdosa bagi suami istri tersebut kendati sudah menikah secara sah. 

Selain berdosa, dampak itu menjadikan suami atau istritidak puas terhadap pasangan. 

Berikut penjelasan dalam sebuah kajian Buya Yahya dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV 20 November 2019 lalu.

Menurut Buya Yahya saat ini berkembang dan ada hal lain yang di luar dari syariat islam ketika berhubungan suami istri.

"Mohon maaf zamannya zaman rusak dan menjadi istri sebagai bahan cobaan karena tontonan," kata Buya.

Baca juga: 12 Kali Menikah, Wanita Muda Ini Selalu Buat Puas Suami di Malam Pertama, Anehnya Besok Menghilang

Baca juga: Pose Wika Salim Bikin Warganet Heboh, Letakkan Dua Tangan di Sela Paha dan Pamer Paha Mulusnya,

Dia melanjutkan banyak bermunculan film-film kotor dan akhirnya ingin saat berhubungan badan bermacam-macam dan tidak mendapatkan kepuasan akhirnya.

Pasangan yang menonton film kotor akan menjadikan dosa baginya. 

Bahkan itu juga dikatakan zina karena sudah menonton aurat yang bukan marhomnya. 

Dosa itulah nantinya suami atau istri tidak akan menikmati atau tidak puas terhadap pasangannya.

Sebab, pasangan menuntut lebih dan mencari kesempurnaan seperti yang dipertontonkan dalam film kotor. 

"Yang sering nonton film kotor, maka Anda akan nyungsep," tegas Buya Yahya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved