Breaking News:

Heboh Tulisan Open BO di Uang Kertas Rp 10.000, Ini Penjelasan Bank Indonesia, Ada Pidananya

postingan uang Rp 10.000 yang dicoret-coret dengan tulisan 'Open Bo' ramai jadi sorotan di Facebook. Bank Indonesia beri penjelasan

Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Iwan Satriawan
Kompas.TV
Tangkapan layar uang Rp 10.000 yang dicoret-coret 

BANGKAPOS.COM - Beberapa waktu lalu postingan mengenai uang Rp 10.000 yang dicoret-coret dengan tulisan 'Open Bo' ramai disorot warga Facebook.

Melansir Kompas TV, uang ini tampak disertau nomor telepon yang tidak dikenal

"Duek kok ditulisi nginiki piye to iki (uang kok ditulisi begini, bagaimana ini)," tulis pengunggah dalam grup Facebook, Jumat (31/12/2021).

Perlu diketahui tindakan corat-coret di uang kertas tidak dibenarkan dan ada ancaman sanksi pidananya.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Junanto Herdiawan pun mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga dan tidak mencoreti uang rupiah.

Masyarakat juga diminta selalu menjaga uang rupiah sebagai mata uang negara Republik Indonesia sehingga perlu dirawat dengan baik.

Baca juga: Adu Cantik Nabila Maharani dan Mantan Pacar Tri Suaka, Malah Dianita Sari yang Kini Disorot

"Cinta, bangga, paham rupiah dengan tidak melipat-lipat, mencorat-coret, dan menstapler," ujar Junanto.

Ancaman sanksi pidananya diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 Pasal 35 tentang Mata Uang.

Ketentuan pasal itu menyebutkan, orang yang dengan sengaja merusak atau menghancurkan uang adalah bentuk pelanggaran dan bisa dikenai pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Apabila Anda mendapatkan uang yang dicorat-coret, Anda bisa menukarkannya ke kantor BI terdekat dengan berbagai syarat. Berikut syarat-syaratnya:

Halaman
123
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved