Breaking News:

Hujan Deras 2 Jam Ditambah Pasang Air Laut, Banjir Rendam 371 Rumah di Pangkalpinang

Hujan deras disertai pasang air laut yang melanda Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung menyebabkan sejumlah daerah terendam banjir, Selasa

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi

BANGKAPOS.COM -- Hujan deras disertai pasang air laut yang melanda Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung menyebabkan sejumlah daerah terendam banjir, Selasa (4/1/2022) pagi.

Meskipun hujan hanya berlangsung selama kurang lebih dua  jam, debit air dengan cepat meluap karena penampang sungai yang sempit serta banyaknya tumpukan sampah. Akibatnya ratusan rumah di sejumlah titik di Pangkalpinang diterjang banjir.

Irma (39) warga setempat mengatakan, setiap turun hujan dengan intensitas tinggi memang kawasan ini kerap kali menjadi langganan banjir. Tak ayal banjir yang kerap berulang membuat masyarakat resah.

Irma berujar, genangan yang terjadi kali ini lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya. Di mana genangan air mencapai sepaha orang dewasa bahkan hingga merendam sebagian pelatarannya.

Dia menduga, penyebab genangan air di wilayah ini semakin tinggi karena aliran air ditutupi oleh tanggul yang dibuat oleh warga sekitar. Belum lagi diperparah dengan sedimennya aliran air yang semakin tinggi.

Baca juga: Adu Cantik Nabila Maharani dan Mantan Pacar Tri Suaka, Malah Dianita Sari yang Kini Disorot

Baca juga: Cara Dapatkan Pinjaman Tanpa Jaminan di Bank BRI Tahun 2022, Cukup dari Rumah Gunakan HP

Oleh karenanya dia berharap, pemerintah daerah setempat untuk dapat segera sigap mengatasi permasalahan banjir yang sering terjadi di Jalan Theresia ini. Pasalnya masyarakat hanya bisa pasrah dengan genangan yang selalu terjadi saat hujan.

Di samping itu, Irma juga turut mengingatkan masyarakat setempat untuk tidak membuang sampah sembarangan di aliran sungai karena hal tersebut dapat menyumbat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Warjo mengatakan, sedikitnya 371 rumah di empat kelurahan dan dua kecamatan.

371 rumah itu tersebar di Kelurahan Gedung Nasional sebanyak 167 rumah, Kelurahan Rawa Bangun 10 rumah, Kelurahan Opas Indah 144 rumah, Kelurahan Batin Tikal 50 rumah.

Untuk ketinggian air sendiri di beberapa tempat tersebut bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga paling tinggi 30 sentimeter.

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut. Namun, genangan air memaksa sebagian warga untuk mengevakuasi perabotan mereka.

Banjir juga mengakibatkan sejumlah ruas jalan ditutup. Akan tetapi, saat ini banjir di sejumlah titik sudah mulai berangsur surut. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved