Breaking News:

Pemberlakuan Tilang Elektronik di Pangkalpinang Masih Terkendala dan Belum Dapat Dilakukan

Rencana pemberlakuan kebijakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau pencatatan pelanggaran lalu lintas secara elektronik oleh kepolisian, di

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rencana pemberlakuan kebijakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau pencatatan pelanggaran lalu lintas secara elektronik oleh kepolisian, di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung belum dapat dilakukan.

Seperti yang diketahui, rencananya penerapan ETLE di empat titik lokasi persimpangan lampu merah yakni simpang empat Ari Itam atau menuju kompleks perkantoran Gubernur, simpang Semabung, Simpang Masjid Jamik dan simpang tiga PT Timah akan dimulai pada Desember 2021 lalu.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pangkalpinang, AKP Toni Susanto mengatakan, penerapan ETLE memang belum dilakukan karena masih terkendala oleh sarana dan prasarana yang terhubung langsung dengan Korlantas Polri.

Sarana tersebut seperti Electronic Registration and Identification (ERI) yang berbasis data base registrasi dan identifikasi (Regident) kendaraan bermotor nasional yang langsung terintegrasi dengan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Kamu bisa mengetahui melanggar ETLE atau tidak melalui situs ini.
Sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Kamu bisa mengetahui melanggar ETLE atau tidak melalui situs ini. (ISTIMEWA/Facebook TMC Polda Metro Jaya)

Baca juga: Adu Cantik Nabila Maharani dan Mantan Pacar Tri Suaka, Malah Dianita Sari yang Kini Disorot

Baca juga: Dulu Cuma Jaga Warung di Kampung, Cowok Ini Mendadak Ngetop Berkat Nabila Maharani dan Tri Suaka

Baca juga: Terbongkar Segini Gaji Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Bandingkan dengan Luis Milla

Menurut Toni, ERI sendiri sangat penting sebagai pelayanan Regident ranmor yang aman, cepat, akurat, transparan, mudah dan sederhana, dan sekaligus mendukung dalam upaya membangun data sase ranmor yang online nasional, lengkap, valid dan terbaru.

Sehingga bermanfaat untuk menertibkan nama yang tercantum pada kendaraan dengan identitas pemilik, agar jangan sampai terjadi salah penindakan.

Di samping itu, saat ini pihak Polda Kepulauan Bangka Belitung masih terus berusaha untuk mengoneksikan data yang ada ke Korlantas Polri. Yang mana dalam waktu dekat pemberlakuan ETLE akan dilakukan serentak dengan beberapa Polda yang ada di Indonesia. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved