Minggu, 19 April 2026

Berita Kriminal

Anggota DPRD Babel Minta Pelaku Persekusi pada Yudi Amsoni Dituntut Secara Hukum

Pelaku persekusi  terhadap, Yudi Amsoni, Anggota Fordas Belitung Timur (Beltim) agar dituntut secara hukum. Apalagi para pelaku, ratusan penambang tim

Penulis: Riki Pratama |
istimewa
Anggota Komisi II, DPRD Bangka Belitung, Beliadi meminta pelaku persekusi Yudi Amsoni, anggota Fordas Belitung Timur yang didatangi oleh ratusan penambang timah di tempat tinggalnya, Desa Sukamandi, Damar, Kamis (6/1/2022) agar dapat dituntut secara hukum. (IST/Beliadi) 

BANGKAPOS.COM, BANGKAPOS -- Pelaku persekusi  terhadap, Yudi Amsoni, Anggota Fordas Belitung Timur (Beltim) agar dituntut secara hukum. Apalagi para pelaku, ratusan penambang timah telah mendatangi tempat  tinggal Yudi Amsoni di Desa Sukamandi, Damar, Kamis (6/1/2022). Hal ini ditegaskan oleh Anggota Komisi II, DPRD Bangka Belitung, Beliadi, Jumat (7/1/2022).

Menurutnya, daerah ini tidak dapat diurus dengan cara bar-bar dan secara intimidasi oleh preman yang mengatas namakan  masyarakat.

"Saya minta pelaku persekusi terhadap masyarakat diamankan dan dituntut sesuai hukum yang berlaku. Karena tidak boleh negara diurus dengan cara bar-bar," jelas  Beliadi, anggota dewan yang berasal dari Belitung Timur ini, kepada Bangkapos.com, Jumat (7/1/2021).

Beliadi menegaskan tidak dibenarkan, para penyuara lingkungan dilakukan intimidasi oleh preman.

"Tidak boleh lagi ada masyarakat yang menyuarakan pelestarian lingkungan di intimidasi oleh preman-preman yang mengatas namakan masyarakat," ujarnya.

Politikus Gerinda ini mengungkapkan, Kabupaten Belitung Timur saat ini telah banyak diberikan berkah, dari harga timah mahal hingga sektor pertanian dan kelautan yang ikut naik harga komoditinya.

"Timah mahal, lada bagus, sawit mahal , udang mahal, kepiting mahal, kepiting ranjungan juga. Maka wajib semua profesi saling mendukung dan menghormati. Semua orang yang peduli lingkungan juga harus dapat tetap eksis," katanya.

Dia menilai dari video yang beredar terlihat ada beberapa orang melakukan intimidasi dan persekusi. "Bahkan masuk ke rumah korban sampai meludahi bahkan menyiram kopi. Saya dengar ke korban ini tidak bisa lagi ditolerasi wajib diproses hukum," terangnya.

Menurut Beliadi, para penambang yang ingin protes ke Yudi seharusnya melaporkan ke polisi bukan melakukan penghakiman sendiri. "Laporkan Yudi ke pihak berwajib jika ia salah. Bukan main hakim sendiri," keluh Beliadi

Beliadi, sendiri mengaku telah mendatangi kediaman Yudi Amsoni, sebagai bentuk dukungan dan penolakan atas prilaku persekusi dan intimidasi yang dialaminya.

Sementara, berkaitan dengan persekusi pada Yudi Amsoni, Anggota Fordas Belitung Timur yang didatangi oleh ratusan penambang timah, belum ditanggapi oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Wakilnya Abdul Fatah.

Wartawan Bangkapos.com, pada Jumat (7/1/2022), telah berusaha mengkonfirmasi keduanya yang sedang melakukan kunjungan kerja ke luar daerah. Namun, hingga berita diturunkan, kedua pimpinan daerah ini belum memberikan tanggapanya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved