Breaking News:

Soeratin Cup U-17 Persipas Vs Belitong FC Ricuh, PSSI Bakal Beri Sanksi Tegas

pemain yang melakukan provokasi ataupun pemukulan di piala Soeratin U-17 zona Bangka Belitung akan dikenakan sanksi.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Sekretaris Umum Asosiasi Provinsi PSSI Bangka Belitung, Mintra Jaya. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Sekretaris Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Bangka Belitung, Mintra Jaya menegaskan, pemain yang melakukan provokasi ataupun pemukulan di piala Soeratin U-17 zona Bangka Belitung akan dikenakan sanksi.

Seperti yang diketahui, laga antara Persipas Pangkalpinang melawan Belitong FC sempat diwarnai adu jotos saat pertandingan berlangsung di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Senin (10/1/2021).

“Jadi, bagi pemain yang melakukan provokasi ataupun melakukan pemukulan akan ada sanksi tersendiri,” tegas dia kepada Bangkapos.com, Senin (10/1/2022).

Akwen sapaan akrabnya Mintra Jaya, sebelum memberikan sanksi pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu secara utuh dari video pertandingan yang ada.

Yang mana Asprov PSSI Bangka Belitung juga memiliki video rekaman selama pertandingan berlangsung.

“Bukan catatan, nantinya akan ada sidang komite disiplin. Di mana kita akan pelajari lewat video yang ada, kebetulan kita juga memiliki rekaman. Nanti kita akan pelajari selesai partai final,” terang Akwen.

Kericuhan yang terjadi saat laga Persipas Pangkalpinang melawan Belitong FC di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Senin (10/1/2022).
Kericuhan yang terjadi saat laga Persipas Pangkalpinang melawan Belitong FC di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Senin (10/1/2022). (Bangkapos.com/dokumentasi)

Baca juga: Soeratin Cup U-17, Pertandingan Persipas Lawan Belitong FC Ricuh, Pemain Adu Jotos

Baca juga: Pantasan Pede Gandeng Nabila Maharani, Segini Uang YouTube Tri Suaka yang Sempat Gagal Jadi Polisi

Dia melanjutkan, bagi pemain yang melakukan provokasi atau pun pemukulan nantinya akan diberikan sanksi tegas. Di mana pemain tersebut akan di skors dalam pertandingan selanjutnya.

Selain itu, pemain juga diharuskan untuk membayar sanksi administrasi atas apa yang telah mereka lakukan. Sedangkan untuk sanksi tambahan masih akan terus dipelajari.

“Di komite etik secara regulasi untuk kartu merah tidak langsung, itu tidak boleh mengikuti pertandingan selama satu kali. Kartu merah langsung itu dua kali pertandingan. Tentunya ada sanksi administrasi juga yang harus dipenuhi oleh pemain yang bersangkutan,” bebernya.

Kericuhan yang terjadi saat laga Persipas Pangkalpinang melawan Belitong FC di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Senin (10/1/2022).
Kericuhan yang terjadi saat laga Persipas Pangkalpinang melawan Belitong FC di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Senin (10/1/2022). (Bangkapos.com/dokumentasi)

Kendati demikian, lanjut dia, walaupun ada imbas insiden tersebut pertandingan masih dapat terus dilanjutkan tanpa ada kendala.

“Kalau ada tim yang kalah selalu melakukan provokasi itu hal yang biasa, akan tetapi beruntungnya pertandingan bisa dilanjutkan sampai selesai,” tukas Akwen. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved