Breaking News:

KONI Sayangkan Gelaran Piala Soeratin Cup U-17 Ricuh, Ruslim : Jadi Catatan

KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, turut menyayangkan aksi adu jotos yang terjadi di gelaran Piala Soeratin Cup U-17.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Ketua Bidang Pembibitan dan Pemandu Bakat KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ruslim. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, turut menyayangkan aksi adu jotos yang terjadi di gelaran Piala Soeratin Cup U-17 zona Bangka Belitung di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Senin (10/1/2022) sore.

Di mana pertandingan derbi antara Persipas Pangkalpinang melawan Belitong FC diwarnai kericuhan akibat para pemain yang tidak dapat mengontrol emosi.

“Kami sangat menyayangkan dengan kejadian seperti ini. Permainan sudah bagus, tetapi dinodai dengan kejadian seperti ini,” kata Ketua Bidang Pembibitan dan Pemandu Bakat KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ruslim kepada Bangkapos.com, di lokasi, Senin (10/1/2022).

Ruslim menilai, kericuhan saat pertandingan seharusnya tidak perlu terjadi apalagi Belitong FC yang sudah bermain ciamik sejak menit awal seharusnya bisa menahan emosi.

Terlebih kesebelasan asal Pulau Belitung ini telah di atas angin dengan keunggulan 5-0 atas Persipas Pangkalpinang.

“Sebenarnya tidak perlu terpancing emosi, apalagi permainan mereka sudah bagus dan enak ditonton seharusnya tidak perlu terjadi kejadian seperti ini,” sesal Ruslim.

Kericuhan yang terjadi saat laga Persipas Pangkalpinang melawan Belitong FC di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Senin (10/1/2022).
Kericuhan yang terjadi saat laga Persipas Pangkalpinang melawan Belitong FC di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Senin (10/1/2022). (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Baca juga: Soeratin Cup U-17, Pertandingan Persipas Lawan Belitong FC Ricuh, Pemain Adu Jotos

Baca juga: Soeratin Cup U-17 Persipas Vs Belitong FC Ricuh, PSSI Bakal Beri Sanksi Tegas

Sementara itu, lanjut dia Persipas Pangkalpinang yang sudah sempat berlaga di kancah nasional seharusnya juga bisa meredam emosi walaupun dalam keadaan tertinggal jauh.

Dengan adanya insiden ini, tentunya menjadi catatan khusus bagi KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Terutama bagi ofisial dan manajer kedua belah tim baik Persipas maupun Belitong FC.

Seharusnya, ofisial maupun manajer sudah bisa mengantisipasi kejadian yang tak seharusnya terjadi. Usia pemain yang masih cukup muda tentunya memiliki karier panjang ke depan di dunia sepakbola tanah air.

“Yang perlu kita benahi adalah ofisial dan manajer setiap tim, mereka harus bisa meredam (Emosi)  pemainnya karena mereka usia muda. Masih ada jenjang yang lebih tinggi, dengan bermain di liga. Dengan usia seperti ini bukan dilakukan dengan kegiatan tawuran. Padahal seharusnya mereka bisa harus belajar lebih baik di pertandingan yang akan datang,” ujar Ruslim. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved