Breaking News:

Berita Sungailiat

Bappeda Bangka Belitung Survei Lapangan Kawasan Strategis Nasional Belinyu

Tim Survei  didampingi pengurus Forkoda PP DOB Bangka Utara, Denny Abdin, Kepala Litbang Forkoda meninjau lokasi lahan kawasan industri

Penulis: edwardi | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Edwardi
Tim Survei dipimpin langsung Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Fery Insani didampingi pengurus Forkoda PP DOB Bangka Utara, Denny Abdin, Kepala Litbang Forkoda meninjau lokasi lahan kawasan industri yang akan dijadikan Kawasan Strategis Nasional (KSN) di Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Rabu (12/01/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Tim Survei  dipimpin langsung Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan  Bangka Belitung (Babel),  Fery Insani didampingi pengurus Forkoda PP DOB Bangka Utara, Denny Abdin, Kepala Litbang Forkoda meninjau lokasi lahan kawasan industri yang akan dijadikan Kawasan Strategis Nasional (KSN) di Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Rabu (12/01/2022).

Kepala Bappeda Bangka Belitung, Fery Insani mengatakan kedatangan Tim Survei Bappeda Babel ke Belinyu dalam rangka tindak lanjut hasil pertemuan antara pengurus Forkoda PP DOB Bangka Utara dengan Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Babel di Kantor Bappeda Babel, Rabu (05/01/2022), terkait usulan Belinyu-Riausilip dan sekitarnya dijadikan  Kawasan Strategis Nasional pada bidang pertahanan keamanan dan bidang ekonomi.

"Belinyu yang sudah memiliki potensi Pelabuhan Tanjung Gudang dengan status pelabuhan samudera yang bisa disandari kapal-kapal besar kapal saja sangat cocok dijadikan Kota Pelabuhan dan industri, karena itu kami ingin melihat lahan kawasan industri yang diusulkan pengurus Forkoda dalam proposal usulan KSN yang disampaikan ke Pemprov Babel melalui bappeda," jelas Fery.

Baca juga: Harga Gas Elpiji 5,5 dan 12 Kg Melonjak, Segini Harganya, Banyak Warga yang Beralih ke Gas 3 Kg

Baca juga: Elpiji 5,5 dan 12 Kilogram Melejit, Agen Gas Minta Pemerintah Segera Berlakukan Fuel Card 3 Kilogram

Denny Abidin, Kepala Litbang Forkoda PP DOB Bangka Utara sangat memberikan apresiasi atas kedatangan Tim  Survei  Bappeda Bangka Belitung ke Belinyu.

"Atas keseriusan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang langsung turun ke lapangan meninjau lokasi yang akan dijadikan kawasan industri dalam program kawasan strategis nasional yang dicanangkan oleh Pemprov Babel," kata Denny.

Pengurus Forkoda PP DOB Bangka Utara bersama Tim Bappeda meninjau  ke lokasi kawasan industri yang akan dibangun di lahan seluas sekitar 50 hektare dalam satu hamparan, dan juga lahan pengembangan kawasan industri ke depannya.

"Langkah awal dengan dijadikan Belinyu-Riausilip dan sekitarnya menjadi kawasan industri dapat ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional, hal ini diatur dalam peraturan pemerintah Nomor 142 tahun 2015" ujar Denny.

Baca juga: Pinjam dari Dana PEN, Proyek PPI Sungai Baturusa Bernilai Rp 32,9 Miliar Molor, Ini Penyebabnya

Baca juga: Kasus Perambahan Hutan Lindung Kuruk, Penyidik akan Limpahkan Berkas Leni ke Kejaksaan

Diharapkannya, adanya sinergi dukungan Pemprov Pemerintah Bangka Belitung dan Pemkab Bangka  dalam Program Strategis Nasional, sehinga Belinyu_Riuasilip dapat menjadi pintu gerbang perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Bangka, sehingga terwujudnya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung, khususnya masyarakat Belinyu-Riausilip dan sekitarnya yang mendambakan dapat mandiri menjadi daerah otonomi baru, Kabupaten Bangka Utara.

"Dalam waktu dekat akan bersama dengan anggota DPRD Dapil Belinyu-Riausilip akan bersilahturahmi dan audiensi dengan Bupati Bangka untuk mendapatkan arahan sekaligus dukungan menjadikan Belinyu-Riausulip dan sekitarnya dalam Program Strategis Nasional sehingga menjadi Kawasan Strategis Nasional
dan akan segera bersilaturahmi dengan Danlanal Babel," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved