Breaking News:

Berita Kriminalitas

Kasus Perambahan Hutan Lindung Kuruk, Penyidik akan Limpahkan Berkas Leni ke Kejaksaan

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung terus melangsungkan proses penyelidikan terhadap kasus perusakan Hutan Lindung

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Alat berat yang diamankan oleh Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung yang diduga beraktivitas di Hutan Lindung Kuruk Kabupaten Bangka Tengah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung terus melangsungkan proses penyelidikan terhadap kasus dugaan penggarapan dan perusakan Hutan Lindung Kuruk di Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah.

Bahkan dalam waktu dekat, Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung

akan segera melimpahkan berkas perkara penetapan tersangka Leni kepada pihak jaksa.

Kasubdit IV Tindak Pidana Tertentu Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung, Kompol Ade Zamrah menyatakan saat ini pihaknya terus mendalami dan dalam waktu dekat akan melimpahkan berkas perkara tersangka Leni ke pihak kejaksaan.

"Leni sebagai penyewa sudah kita tetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggarapan dan perusakan Hutan Lindung Kuruk di Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah beberapa waktu lalu," kata Kompol Ade Zamrah kepada Bangkapos.com pada Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Pinjam dari Dana PEN, Proyek PPI Sungai Baturusa Bernilai Rp 32,9 Miliar Molor, Ini Penyebabnya

Baca juga: Harga Gas Elpiji 5,5 dan 12 Kg Melonjak, Segini Harganya, Banyak Warga yang Beralih ke Gas 3 Kg

Selain melimpahkan berkas perkara tersangka Leni kepada jaksa, Ade Zamrah menambahkan pihaknya juga masih mendalami keterangan para saksi atas kasus ini.

"Saksinya juga terus kita periksa sehingga titik terang kasus ini segera ditemukan," ucapnya.

Tidak hanya itu, guna mendukung proses penyelidikan, Ade Zamrah menambahkan pihaknya juga mengambil keterangan ahli untuk membantu proses penyelidikan.

"Tersangkanya hingga kini masih Leni sedangkan yang lainnya masih berstatus sebagai saksi dan akan terus digulir," ucapnya.

Baca juga: Elpiji 5,5 dan 12 Kilogram Melejit, Agen Gas Minta Pemerintah Segera Berlakukan Fuel Card 3 Kilogram

Baca juga: Vaksinasi Booster Sudah Digelar di Tiga Daerah di Bangka Belitung, Wajib Berusia 18 Tahun ke Atas

Sebelumnya diberitakan pada Selasa (7/12/2021) lalu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung mengamankan dua unit alat berat alias ekskavator dan peralatan tambang timah yang beroperasi di Kawasan Hutan Lindung Kuruk.

Dua unit alat berat yang diamankan masing-masing berwarna Orange dengan merk Hitachi dan berwarna Kuning dengan merk Komatsu.

Tak hanya itu, barang bukti lainnya yang diamankan seperti dua unit mesin, sakan, drum, pipa dan gulungan selang sebagai alat bantu. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved