Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Peningkatan Pelayanan Publik, Ombudsman Babel Nilai Pentingnya Kemitraan Akademis

Fadillah menyampaikan keterbukaannya untuk peluang kemitraan kedepan terutama dalam bidang akademis.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
(Foto Ist).
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy bersilahturahmi dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Fadillah Sabri untuk menjali kemitraan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy bersilaturahmi dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Fadillah Sabri untuk menjalin kemitraan.

Fadillah menyampaikan keterbukaannya untuk peluang kemitraan kedepan terutama dalam bidang akademis.

Dia menilai Ombudsman merupakan Lembaga Pengawas Pelayanan Publik yang dapat menjadi Lembaga tempat belajar para mahasiswa untuk kritis ikut serta meningkatkan pelayanan publik di Bangka Belitung dengan range bidang kerjasama yang luas seperti Hukum dan HAM, Administrasi Pemerintahan, Teknologi, Hak Kekayaan Intelektual, Ekonomi dan sebagainya.

"Melihat dari tridarma perguruan tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran. Penelitian dan Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ombudsman tidak hanya menindaklanjuti laporan atau pengaduan yang masuk tapi juga melaksanakan kajian dan penelitian untuk mencegah terjadinya maladministrasi," katanya dalam rilis yang diterima bangkapos.com, Rabu (12/1/2022).

Fadillah menunjukkan perhatian untuk kerjasama yang mungkin dilakukan ke depan dan mulai menyampaikan pertanyaan mengenai kewenangan dan siapa yang bisa melapor ke Ombudsman.

"Kami harap dengan kerjasama antar Lembaga ini dapat membantu penegakan peraturan, membantu menggerakkan roda pelayan publik serta membantu memberikan masukan kepada kebijakan pemerintah untuk lebih terencana, terukur dan terlaksana

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy menyampaikan pentingnya perlibatan kalangan akademia untuk sinergi peningkatan pelayanan publik di Bangka Belitung.

“Laporan dengan substansi Pendidikan yang masuk ke Ombudsman Babel juga cukup banyak, 47 laporan pada tahun 2021.

Produk paling konkrit dalam pencegahan maladministrasi Ombudsman adalah saran kajian untuk ditindaklanjuti oleh penyelenggara pelayanan.

Dia menilai pelibatan akademisi ini penting untuk turut mencegah temuan berulang substansi-substansi laporan yang ada di Bangka Belitung.

“Kami menilai cukup banyak yang bisa dikerjasamakan kedepan, peluang-peluang kerjasama ini  diharapkan dapat dilegalisasikan melalui PKS atau perjanjian kerjasama antara Ombudsman Bangka Belitung dan Universitas Muhammadiyah," kata Yozar.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved