Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Polda Babel Masih Tangani 6 Kasus Tipikor, Mulai dari Alkes hingga Dana Desa dan BPRS

Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung hingga kini masih terus melakukan penyidikan terhadap enam kasus tindak pidana korupsi (tipikor).

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)
Kasubdit III Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Rully Tirta Lesmana 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung hingga kini masih terus melakukan penyidikan terhadap enam kasus tindak pidana korupsi (tipikor).

Setidaknya pada tahun 2021, Polda Kepulauan Bangka Belitung menangani total tujuh kasus tindak pidana korupsi. Namun demikian baru satu kasus yang selesai dan enam kasus lainnya masih dalam proses penyidikan.

Kasubdit III Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Rully Tirta Lesmana menyatakan saat ini pihaknya terus melakukan upaya penanganan kasus tipikor di Provinsi Babel.

AKBP Rully menyebutkan dari tujuh kasus tipikor yang ditangani oleh pihaknya, enam kasus lainnya masih dalam proses penyidikan atau P-19.

Rully menyatakan enam kasus yang masih ditangani mulai dari korupsi alat kesehatan (alkes), korupsi dana desa, perbankan hingga pemalsuan dokumen.

Secara rinci Rully menyatakan enam kasus yang ditangani yakni korupsi alat kesehatan, cold storage, korupsi dana desa di Kabupaten Bangka Selatan, BPRS Bangka Barat, BPRS Bangka Selatan dan pemalsuan dokumen PT Timah.

"Saat ini masih terus berlangsung penyidikannya, kami juga terus melengkapi petunjuk-petunjuk yang disampaikan oleh jaksa. Jika ada berkas yang masih kurang maka kami lengkapi sehingga prosesnya lengkap dan masih bergulir," ujar Rully Tirta Lesmana kepada bangkapos.com pada Rabu (12/1/2022).

Rully menambahkan jika enam kasus yang ditangani oleh pihaknya telah selesai di tahapan P-21, maka pihaknya akan menyerahkan diduga tersangka bersama barang bukti untuk disidang oleh jaksa.

"Kalau sudah selesai P-21 nya, baru kita serahkan tersangka dan barang bukti untuk disidang dan diteruskan ke persidangan," ungkapnya. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved