Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Sempat Deg-degan dan Takut Melihat Jarum Suntik, Akhirnya Amel Tersenyum Malu

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangka terus digencarkan oleh pemerintah, baik untuk masyarakat umum, Lansia dan anak-anak. Saat ini, Dinas Kesehatan

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Amel (12), disuntik Vaksin Covid-19 kepada usia 6-11 tahun di SDN 10 Sungailiat, Bangka, Rabu (12/1/2022). (Bangkapos/Arya Bima Mahendra) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangka terus digencarkan oleh pemerintah, baik untuk masyarakat umum, Lansia dan anak-anak. Saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka bersama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas sedang rutin melakukan kegiatan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun sejak mulai diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada tanggal 10 Desember 2022 lalu.

Kegiatan vaksinasi tersebut dilakukan dengan cara roadshow mendatangi sekolah-sekolah secara bergantian setiap harinya. Misalnya, hari ini, Rabu (12/1/2022) yang dilakukan SDN 10 Sungailiat.

Digelar sejak Pukul 07.30 WIB, tampak siswa-siswi sedang menunggu antrian namanya dipanggil untuk kemudian disuntik vaksin.

Dalam kondisi wajah yang risau dan sedikit perasaan takut, para peserta didik tampak ditemani oleh orang tuanya untuk melakukan pendampingan dan menenangkan anaknya.

Beberapa siswa bahkan tampak menangis usai disuntik sambil memegang lengan kiri mereka yang dibalut secuil kapas untuk menutupi bekas luka suntikan jarum.

Seorang murid kelas enam, Amel (11), justru tampak memalingkan wajahnya dan menutup mata karena takut melihat jarum suntik yang menembus lengan mungilnya itu. "Sebenarnya enggak takut, cuma deg-degan aja," ujar Amel sambil tersenyum malu.

Meski demikian, Ia menyebutkan bahwa dirinya tidak merasakan sakit apapun usai disuntik vaksin.

Sementara itu, Ibu Amel, Endang (30) mengaku sangat senang karena akhirnya buah hatinya bisa mendapatkan Vaksin Covid-19. "Alhamdulillah enggak ada efek apa-apa, sama aja seperti suntik imunisasi dan lain sebagainya," kata Endang.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun ini dapat membantu meminimalisir terjadinya kasus positif covid-19 di Kabupaten Bangka. "Kami sih selalu mendukung, apalagi ini demi kebaikan kita bersama juga," jelasnya.

Kepala SDN 10 Sungailiat, Asilawani mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi yang dilakukan di sekolah pada hari ini berhasil menyasar hampir seluruh siswa.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved