Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Antisipasi Pelanggaran Prajurit TNI di Babel, Danrem 045/Gaya Akan Tindak Tegas Pelanggaran

Jangkung menegaskan jika dirinya akan menindak tegas apabila ada prajurit Korem 045/Garuda Jaya yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)
Komandan Korem 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI M. Jangkung Widyanto seusai melakukan serah terima jabatan Dandim 0431/Babar pada Kamis (13/1/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Belum lama ini sejumlah kasus pelanggaran-pelanggaran dilakukan oleh prajurit hingga perwira TNI terkuak.

Mulai dari dugaan terlibatnya perwira TNI dalam kecelakaan yang menewaskan dua sejoli di Jalan Raya Nagreg Kabupaten Bandung hingga membuang jasadnya ke sungai dan kasus lainnya.

Bahkan baru-baru ini juga terjadi kekerasan oleh oknum anggota TNI AL yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap dua orang warga di Pamulang, Banten.

Komandan Korem 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI M Jangkung Widyanto saat dikonfirmasikan hal yang serupa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atau wilayah hukum Resor Militer 045/Garuda Jaya menyatakan jika saat ini masih aman dan belum ditemukan adanya pelanggaran-pelanggaran.

Namun demikian, Jangkung menegaskan jika dirinya akan menindak tegas apabila ada prajurit Korem 045/Garuda Jaya yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.

Menurut Jangkung, jika memang ada prajurit Korem 045/Garuda Jaya yang tersandung ataupun melakukan pelanggaran maka akan ditangani sesuai ketentuan yang ada di TNI.

"Saya tidak memungkiri adanya kejadian ini dan saya juga tidak membantah adanya pelanggaran-pelanggaran yang terjadi. Namun kita di Babel ini jika ada kasus tentunya akan ditangani dengan tegas dan dengan aturan yang berlaku," ujar Jangkung pada Kamis (13/1/2022).

Sebagai seorang prajurit TNI, khususnya di Makorem 045/Garuda Jaya, Jangkung mengingatkan agar para prajurit bekerja dan bertugas sebaik mungkin.

Tak hanya itu, Jangkung juga mengingatkan agar para prajurit TNI saat bertugas dan bekerja harus dengan setulus hati, senang hati dan sepenuh hati.

"Kalau bekerja itu harus setulus hati, senang hati dan sepenuh hati supaya tugas kita terlaksana dengan baik dan berlangsung secara maksimal," ungkapnya. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved