Breaking News:

Berita Sungailiat

Harga Ikan Naik, Nelayan Sebut Susah Melaut Akibat Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Turun Drastis

Harga Ikan Naik, Nelayan Sebut Susah Melaut Akibat Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Turun Drastis dari Berton-Ton Menjadi Ratusan Kilo

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Edwardi
Suasana transaksi penjualan ikan di TPI PPN Sungailiat, Senin (6/7/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Cuaca buruk disertai ombak yang tinggi membuat para nelayan kesulitan untuk pergi melaut yang kemudian berimbas pada berkurangnya hasil tangkapan ikan.

Otomatis, harga ikan dipasaran pun menjadi tinggi.

Kondisi ini dirasakan oleh Awal (34), seorang nelayan di PPN Sungailiat, Bangka yang mengaku kesulitan mencari ikan sejak beberapa minggu terakhir.

"Susah sekarang-sekarang nih, angin besar, arus kencang. Makanya dikit dapat ikan," ungkap Awal, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Ikan Segar di Pasar Mahal, Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli, Ikan Asin Lebih Diminati

Baca juga: Harga Ikan Laut Masih Melambung Tinggi, Prediksi Harga Normal Bulan Februari

Bahkan,menurutnyaa hasil tangkapan ikan juga turun drastis, dari yang biasanya 4-5 ton sekali melaut menjadi ratusan kilo saja.

Tak hanya itu, jenis ikan hasil tangkapan pun menjadi semakin sedikit.

"Nelayan itu kalau melaut biasanya 4-5 hari dilaut. Sekarang malah makin sedikit nelayan yang melaut kalau di bulan-bulan kayak gini," jelasnya.

Baca juga: Waduh ! BNN Datangi Gedung Bakeuda Pangkalpinang, Ini yang Dilakukan

Baca juga: Tiga Sindikat Narkoba antar Provinsi Divonis 7 Tahun Penjara, Satu Pelaku Masih Buron

Kata Awal, kondisi seperti ini akan terus berlangsung selama 1 sampai 2 bulan ke depan, sampai cuaca kembali normal dan air laut menjadi sedikit lebih tenang.

Diakuinya, hal tersebut memang rutin terjadi setiap akhir tahun hingga awal tahun, atau dari bulan November-Februari.

"Mungkin awal April atau Maret baru bisa kembali normal," ucap Awal.

Menurutnya, saat ini hanya segelintir nelayan yang mau turun kelaut, meskipun harus memaksakan diri.

"Kalau enggak turun, mau makan apa orang-orang kayak kami ini," keluhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved