Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka Terus Melandai, Tidak Ada Pasien Corona yang Dirawat

Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka terus melandai.Jumlah kasus aktif di Kabupaten Bangka hingga tanggal 13 Januari 2022 tidak ada.

Penulis: Nurhayati (CC) | Editor: nurhayati
(Bangkapos/Arya Bima Mahendra)
Kondisi terkini Mess Anggrek dan Mess Melati yang merupakan tempat isoter Kabupaten Bangka yang sudah tampak sepi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka terus melandai. Bahkan berdasarkan laporan  Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, menyatakan bahwa jumlah kasus aktif di Kabupaten Bangka hingga tanggal 13 Januari 2022 tidak ada.

Kasus aktif adalah pasien yang dinyatakan positif dan sedang menjalani perawatan medis.

Diakui Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, jumlah penurunan angka kasus paparan maupun kasus aktif ini diantaranya disebabkan sudah semakin banyaknya masyarakat yang telah melakukan vaksinasi Covid-19.

Berdasarkan data, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bangka mencapai diangka 9.841 orang, yang dinyatakan sembuh ada 9.477 orang dan yang meninggal dunia 364 orang.

Untuk itu  Boy Yandra terus mengimbau masyarakat tetap selalu taat menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar saat beraktivitas sehari-hari.

Ia meminta agar masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitazer hingga menjauhi kerumunan.

Target Vaksin Covid-19

Menurut Boy Yandra untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangka target sasaran sebanyak 255.161 orang, dan sudah terealisasi pada tahap pertama sebanyak 195.486 orang atau 76.61 persen, sedangkan untuk tahap kedua terealisasi 58.21 persen.

Untuk vaksin jenis booster yang diperuntukkan untuk tenaga medis sudah tervaksin sebanyak 3.073 orang atau 101.59 persen, sedangkan untuk vaksin remaja dengan sasaran 34.226 dosis sudah terealisasi pada tahap pertama 28.453 orang atau 83.13 persen dan tahap kedua terealisasi 23.695 orang atau 69.23 persen.

Sementara itu untuk vaksin lansia dengan sasaran 22.988 orang sudah terealisasi pada tahap pertama 15.862 orang atau 69.3 persen dan tahap kedua terealisasi 11.999 orang atau 52.2 persen. 

Untuk vaksin Covid-19 bagi anak usia 6 sampai 11 tahun dengan sasaran 32.506 orang sudah terealisasi 12.494 orang atau 38.44 persen.

Untuk itu Boy Yandra meminta masyarakat yang hingga saat ini masih belum di vaksin agar dengan segera melakukan vaksin di gerai-gerai yang telah disiapkan.

"Kami minta orang tua dapat memberikan pemahaman dan mengantar anaknya ke gerai-gerai yang telah ditentukan sehingga anak-anak dapat tervaksin dengan baik," pesan Boy Yandra.

(Bangkapos.com/Nurhayati)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved