Breaking News:

Berita Pangkalpinang

PT Timah Tbk Berikan Alat Kesenian Marawis Bagi Yayasan Alhidayah Serimpang Darussalam

PT Timah Tbk memberikan bantuan pengadaan peralatan marawis dan soundsystem kepada Majelis Taklim dan yayasan Alhidayah

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Dok/PT Timah Tbk
PT Timah Tbk memberikan bantuan pengadaan peralatan marawis dan soundsystem kepada Majelis Taklim dan yayasan Alhidayah serimpang Darussalam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- PT Timah Tbk memberikan bantuan pengadaan peralatan marawis dan soundsystem kepada Majelis Taklim dan Yayasan Alhidayah Serimpang Darussalam.

Hal ini untuk menjaga kelestarian seni Marawis, pasalnya Majelis pimpinan Ustaz Askari Marjuki ini terus menggaungkan seni marawis ke berbagai daerah agar tetap lestari. 

Baca juga: Tepat Sebulan, Pemilik Mobil Sedan Terbakar di SPBU Pangkalan Baru Masih Misteri

Baca juga: Bejat! Terungkap Oknum Guru Silat Sudah Setubuhi Muridnya, Ketahuan Saat Ada Bekas Merah di Leher

Majelis Taqlim dan yayasan Alhidayah Serimpang di Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat hingga saat ini masih konsisten melestarikan kesenian marawis.

Bahkan mereka telah menampilkan kesenian marawis hingga ke kabupaten lainnya. 

"Alhamdulilah kemarin mengajukan proposal permohonan bantuan untuk pengadaan alat alat marawis ditanggapi dengan baik dan ini sangat bermanfaat," ungkap Pimpinan Majelis Taqlim dan Yayasan Alhidayah Serimpang Darussalam Ustaz Askari Marjuki dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Kamis (13/1/2022)

Ustaz Askari menceritakan, kelompok marawis mereka kerap mendapat undangan dari masyarakat untuk tampil dalam berbagai kegiatan. 

Namun, mereka belum memiliki soundsystem sehingga mereka setiap kali tampil harus menyewa. Sedangkan untuk membeli, pihkanya belum bisa, pasalnya setiap tampil mereka tak pernah memasang tarif. 

"Selama ini bila dipanggil itu kita sering rental mobil, rental soundsystem yang kadang-kadang tidak tercover, karena di masyarakat kita tidak pernah menentukan tarif. Namun  bila kami dihargai dalam bentuk hadiah, berapapun kami terima," ungkap Askari.

Diakuinya, tantangan untuk terus melestarikan musik marawis yakni menyesuaikan dengan musik terkini. Diakuinya sebagai musik yang kental dengan nuansa agamis, hal ini tidak mudah namun mereka tetap berusaha. 

"Tantangan kita selama ini bersholawat itukan seiring jaman harus mengikuti zaman, dalam mengikuti itu tidak terlepas dari warna musik dan dukungan dari bunyi musik itu. Jadi dukungan  soundsystem itu sangat menentukan daripada kualitas bunyi karena basicnya ibadah," katanya. 

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved