Breaking News:

Berita Kriminalitas

Tok Yeng Pemilik 3,21 Gram Sabu Diganjar Hukuman 5 tahun 5 Bulan Penjara dan Denda Rp800 Juta

Terdakwa Apriyadi alias Tok Yeng, divonis 5 tahun 5 bulan penjara.Pemilik 3,21 gram sabu sabu tersebut, juga dipidana denda Rp 800 juta

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Ketua majelis Hakim Hotma Edison Parlindungan Siaphutar, didampingi dua Hakim anggota Wahyudiansyah Panjaitan dan Hirmawan Dedek Agus Kurniawan, di Pengadilan Negeri PHI / Tipikor Negeri Kelas 1A, Pangkalpinang, Kamis (13/1/2022), 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Terdakwa Apriyadi alias Tok Yeng, divonis 5 tahun 5 bulan penjara.

Pemilik 3,21 gram sabu sabu tersebut, juga dipidana denda Rp 800 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 5 bulan.

Amar putusan tersebut, dibacakan ketua majelis Hakim Hotma Edison Parlindungan Siaphutar, didampingi dua Hakim anggota  Wahyudiansyah Panjaitan dan Hirmawan Dedek Agus Kurniawan, di Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Negeri Kelas 1A, Pangkalpinang, Kamis (13/1/2022).

"Mengadili menyatakan terdakwa Apriyadi alias Tok Yeng bin Rusli M, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, menjual membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu dengan netto 3,21 gram. Menjatuhkan pidana penjara selama 5 tahun 5 bulan dipotong selama masa tahanan," tegas Hotma memaparkan amar putusannya.

Baca juga: Terseret Kasus Korupsi KMK BRI, Notaris Gemara Dituntut 5 tahun 6 Bulan Penjara

Baca juga: Gadis 13 Tahun di Bangka Selatan Diduga Dicabuli Oknum Guru Silat Dua Kali, Ada Bekas Merah di Leher

Usai membacakan amar putusannya Hotma, memberikan kesempatan kepada terdakwa menanggapi putusan yang telah dibacakan tersebut.

"Saudara terdakwa, apakah ada tanggapan terkait putusan yang telah dibacakan majelis Hakim tadi. Apakah menerima, pikir pikir atau banding," tanya Hotma

"Saya terima yang mulia," katanya.

Sementara dalam surat dakwaan JPU, sebelumnya, 17 Agustus 2021 lalu Tok Yeng, ditangkap anggota Sat Res Narkoba Polres Pangkalpinang di Jl. RE Martadinata, Kelurahan Opas Indah Kecamatan  Taman Sari Kota Pangkalpinang

Juni 2021 terdakwa mendapat tawaran jika ingin membeli narkotika jenis sabu bisa menghubungi Dani (DPO).

kemudian terdakwa menghubungi Dani untuk memesan Narkotika jenis sabu seharga Rp. 4.000.000 yang dibayar dengan cara dicicil melalui BRI Link.

Kemudian, terdakwa menerima telpon dari Dani yang menyuruh untuk pergi ke jembatan Batu Rusa
untuk mengambil kotak rokok Sampoerna dari arah pangkalpinang sebelah kiri.

Baca juga: Tunggu Kebijakan Pemerintah Pusat, E-KTP Digital dengan QR Code Bakal Diterapkan di Bangka Belitung

Baca juga: Kasus Covid-19 Melandai, Begini Kondisi Sejumlah Tempat Isoter di Kabupaten Bangka    

Selanjutnya, Tmterdakwa membawa kotak rokok sampoerna tersebut kerumah Terdakwa yang beralamatkan di Jalan Tenggiri Ketapang Kecamatan Pangkalbalam.

Sesampainya  di rumah, terdakwa membuka kotak rokok Sampoerna tersebut dan melihat ada narkotika jenis sabu didalamnya. Kemudian Terdakwa mengambil sedikit narkotika jenis sabu tersebut dan menggunakannya.

Sekira pukul 22.15 WIB, terdakwa diamankan saksi Rachmat Yanuar dan Aditya Yudha Prawira anggota kepolisian dari Sat Narkoba Polres Pangkalpinang, yang sebelumnya mendapat informasi  bahwa adanya orang yang sering terjadi bertransaksi narkotika di lingkungan tersebut.

(Bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved