Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tunggu Kebijakan Pemerintah Pusat, E-KTP Digital dengan QR Code Bakal Diterapkan di Bangka Belitung

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sedang melakukan uji coba menerbitkan KTP elektronik (e-KTP) dalam bentuk digital

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Bangka Belitung, Asyraf Suryadin 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sedang melakukan uji coba menerbitkan KTP elektronik (e-KTP) dalam bentuk digital yang memiliki QR Code.

Nantinya, warga akan menerima e-KTP dalam bentuk digital di ponsel masing-masing. e-KTP dalam bentuk QR code dapat mempercepat proses pelayanan publik yang membutuhkan data penduduk.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Bangka Belitung, Asyraf Suryadin, mengatakan, untuk penerapan e-KTP digital masih menunggu pemerintah pusat. 

Menurutnya, sejauh ini Pemprov Babel telah bersiap diri untuk penerapan KTP elektronik (e-KTP) dalam bentuk digital yang memiliki QR Code di Bangka Belitung.

"Karena ini sudah dilakukan dibeberapa daerah, maka mudah-mudahan penerapan di daerah kita Babel tidak ada masalah. Hanya saja masyarakat harus menyesuaikan handphone ke sistem terbaru ataupun yang memiliki android," kata Asyraf kepada Bangkapos.com, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Kasus Covid-19 Melandai, Begini Kondisi Sejumlah Tempat Isoter di Kabupaten Bangka    

Baca juga: Amrulloh Kades Bedengung yang Baru, Buat Regulasi Penjualan Lahan, Ini Sanksinya Bila Terjadi

Baca juga: Anggarkan Rp2,7 Miliar, Pasar Muntok Siap Direnovasi Pertengahan Tahun

Menurutnya, ada banyak manfaat dari e-KTP digital misalnya masyarakat tidak perlu khawatir akan kehilangan e-KTP

"Sementara jika kehilangan telepon genggam tinggal berkoordinasi. Jadi itu tidak ada masalah, sebenarnya ada dua sistem nanti, sistem yang pertama yaitu pertama masyarakat yang memiliki sistem android atau bisa digital silahkan," lanjutnya.

Dia mengakui, dengan kondisi masyarakat yang masih ada tidak memiliki sistem handphone yang terkini, masih dapat menggunaka e-KTP biasa.

"Kemudian masyarakat tidak perlu merasa  kehilangan KTP lagi, karena kalau kehilangan KTP, kita kan agak repot masyarakat mau membuat KTP kembali ada keterangan dari kepolisian, kalo ini ada (e-KTP digital) mudah-mudahan tidak hilang saja HPnya," kata Asyraf.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)
 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved