Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Diprediksi Babel Bakal Diguyur Hujan hingga April 2022, Apakah Berpotensi Terjadi Banjir Rob?  

Beberapa hari terakhir wilayah Bangka Belitung (Babel) kerap diguyur hujan. Hujan yang melanda itu dengan intensitas ringan hingga sedang dengan duras

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Beberapa hari terakhir wilayah Bangka Belitung (Babel) kerap diguyur hujan. Hujan yang melanda itu dengan intensitas ringan hingga sedang dengan durasi yang tak menentu.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang memprediksikan hujan akan terus mengguyur pulau Bangka dan Belitung hingga tiga bulan mendatang.

"Berdasarkan historis data iklim Babel, hujan dengan intensitas sedang-lebat dan durasi yang lama di musim penghujan berlangsung dari bulan Desember hingga April," ujar Seksi data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang, Kurniaji, Jumat (14/1/2022).

Lebih lanjut, dia menyebutkan walaupun pada bulan Februari umumnya akan lebih rendah intensitasnya dibanding Desember hingga Januari.

"Tapi pada bulan Maret cenderung akan naik kembali seperti Desember. Hujan akan mulai mereda pada akhir April hingga akhir Juni karena sudah masuk pancaroba dri hujan ke kemarau," katanya.

Dia menjelaskan terkait dengan potensi banjir rob ini sangat erat hubungannya dgn berbagai faktor.

"Selain dipengaruhi oleh tinggi pasang maksimum dan hujan, banjir rob juga dipengaruhi oleh faktor lain yaitu rusaknya ekosistem mangrove di sekitar pesisir, turunnya permukaan tanah di daratan yang jaraknya dekat dengan pesisir," katanya.

Namun dirinya tak memungkiri, beberapa waktu terakhir ini, selalu tinggi pasang air laut dan hujan yang selalu jadi kambing hitam terjadinya banjir rob.

"Kalau hanya dari 2 faktor ini yang dilihat, selama hujan deras tidak bertemu dengan pasang maksimum, maka potensi banjir rob dapat dikatakan kecil.

Untuk beberapa hari terakhir ini dan mungkin hingga akhir bulan Januari pasang maksimum terjadi pada periode jam 04.00-07.00 WIB pagi sedangkan hujan berlangsung pada periode siang hingga sore, jadi bisa dikatakan potensi banjir rob cukup kecil," katanya.

Namun memang dia menghimbau agar para nelayan untuk waspada menimbang kondisi cuaca saat ini ketika hendak melaut.

"Tapi yang perlu menjadi perhatian bagi kawan-kawan nelayan adalah ketinggian gelombang yang dalam 3 hari terakhir ini yang cukup signikan mencapai 1,5 hingga 2,5 meter, seperti prakiraan gelombang untuk hari ini  misalnya," katanya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved