Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Persoalan Susah Sinyal Masih Jadi Kendala, Wagub Babel Sebut Aman, Katanya Sedang Diatur  

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung berusaha untuk memperbaikai susah sinyal pada saat penyelenggaraan Development Working Program (DWG) The Group of

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Wagub Babel, Abdul Fatah. (Bangkapos.com/Riki Pratama) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung berusaha untuk memperbaikai susah sinyal pada saat penyelenggaraan Development Working Program (DWG) The Group of Twenty (G20) di Pulau Belitung, pada 7-9 September 2022 mendatang.

Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah, mengatakan Pemprov telah melakukan rapat koordinasi dengan PT Telkom di kantor gubernur untuk membahas persoalan tersebut.

"Untuk sinyal kita lihat aman, kita tinggal mengatur di titik-titik mana. Kegiatan ini nanti dimulai 7,8,9 September ini pertemuan tingkat menteri G20 di Belitung. Oleh karena itu berbagai persiapan kita lakukan, utamanya fokus pada sektor yaitu telekomunikasi, interaksi yang dilakukan secara digital," kata Wagub Abdup Fatah kepada Bangkapos.com, Jumat (14/1/2022).

Mantan Sekda Belitung ini, sektor telekomunikasi dalam kegiatan G20 sangat diperlukan karena banyak penggunaan proyeksi internet yang dibutuhkan.

"Di Hotel Sheraton sebagai venue utama pertemuan G20 baru 20 Mbps, kita khawatir karena yang dibutuhkan minimal 400 Mbps. Namun, hari ini sudah sangat jelas karena PT. Telkom memiliki 1 GB, kita tidak khawatir lagi mengenai pasokan tersebut," jelasnya.

Selain itu, kata Abdul Fatah, pihaknya berupaya memberikan pelayanan yang baik pada penyelenggaraan G20 itu, di mana lokasi utama pertemuan tingkat internasional tersebut dilakukan.

"Kita pilih tempat pertemuan di Sheraton kemudian diikuti venue pendukung, wisata, UMKM dan yang lainnya. Nah, kita harapkan seluruh yang hadir di situ bisa melakukan suatu komunikasi secara cepat. Masing-masing pelaku digital, satu dari PT. Telkom, Telkomsel dan PLN untuk supporting bagaimana pasokan listrik yg ada di pulau Belitung," ujarnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Bangka Belitung, Sudarman, mengakui masih terdapat beberapa wilayah di Babel yang belum memiliki sinyal atau blank spot 

Menurutnya, daerah blank spot yang ada di wilayah Babel dapat dilakukan melalui regulasi pusat dengan menyampaikan data blank spot. Pihaknya saat ini sudah menyampaikan dan direspon oleh bakti kemenkominfo dengan memberikan 15 titik hotspot yang tersebar di wilayah Babel. 

"Pemprov memberikan 14 titik hotspot untuk memperkuat destinasi wisata. Pemprov dan Bakti akan menambah titik hotspot sesuai dengan kemampuan keuangan negara,"kata Sudarman.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved