Breaking News:

Berita Kriminalitas

Terbongkar Ada 3 ABG Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru Silat di Bangka Selatan, Pelaku Buat Video

Polsek Airgegas telah melimpahkan terduga pelaku MZR (27) guru silat di Kecamatan Airgegas, yang melakukan tindakan pencabulan

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Terduga pelaku pencabulan anak di bawah umur diperiksa Unit PPA Satreskrim Polres Bangka Selatan, Jumat (14/1/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Polsek Airgegas telah melimpahkan terduga pelaku MZR (27) guru silat di Kecamatan Airgegas, yang melakukan tindakan pencabulan anak di bawah umur kepada Polres Bangka Selatan, Jumat (15/1/2022).

Setelah dilimpahkan dan diperiksa lebih mendalam oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bangka Selatan, menemukan fakta baru.

MZR merupakan pelatih atau guru silat tersebut telah melakukan pencabulan, kepada anak di bawah umur sebanyak tiga orang korban. Sebelumnya dari laporan hanya satu orang korban saja.

"Setelah dikembangkan lebih dalam ternyata korbannya ada tiga orang, Yakni AB (11), CD (13), dan EF (11). Kami akan terus kembangkan kasus ini, barang kali ada saksi lainnya atau ada korban lainnya," kata Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan, di Ruangan Kerjanya, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Gadis 13 Tahun di Bangka Selatan Diduga Dicabuli Oknum Guru Silat Dua Kali, Ada Bekas Merah di Leher

Baca juga: Terungkap Oknum Guru Silat Setubuhi Muridnya, Ketahuan Saat Ada Bekas Merah di Leher

Menurut Jokis sapaan akrab AKBP Joko Isnawan, dari keterangan ketiganya korban.

Terduga pelaku pencabulan anak di bawah umur diperiksa Unit PPA Satreskrim Polres Bangka Selatan, Jumat (14/1/2022).
Terduga pelaku pencabulan anak di bawah umur diperiksa Unit PPA Satreskrim Polres Bangka Selatan, Jumat (14/1/2022). (Bangkapos.com/Yuranda)

Mereka bukan hanya mendapatkan ciuman dan remasan organ vital saja, melainkan mendapat perbuatan mengarah ke zina.

"Diduga pelaku sudah melakukan sampai tindakan persetubuhan. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan lebih mendalam lagi," ucap Jokis.

Kemudian, lanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku, pihaknya menemukan rekaman video yang disimpan olehnya di handphone dan Laptop.

"Ada video di mana pelaku ini sebelum melakukan itu (pencabulan-red) membuat video terlebih dahulu. Dan kami langsung menyita video dan laptop tersebut. Barang Bukti ini akan kami kembangkan lagi agar lebih tajam," jelasnya.

Atas perbuatannya, kata Jokis, diduga pelaku dikenakan pasal Pasal 82 ayat (1) UU No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved