Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Jaga Keselamatan Siswa Kerja Praktek, Disnaker Babel : Perlu Didaftarkan Program JKK

Diantoro mengatakan siswa yang melaksanakan kerja praktek wajib didaftarkan dalam program jaminan kecelakaan kerja (JKK).

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
(Foto Ist).
Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Diantoro 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Diantoro mengatakan siswa yang melaksanakan kerja praktek wajib didaftarkan dalam program jaminan kecelakaan kerja (JKK).

Diakuinya, program siswa kerja praktek di wajibkan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (vocational school) yang merupakan salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan.

"Pelaksanaan siswa kerja praktek lapangan pada umumnya disebut praktek kerja lapangan (PKL), Praktek Kerja Industri (Prakerin), atau magang merupakan bagian dari Pendidikan sistem ganda dan inovasi proses pendidikan dan pelatihan, yang akan menghasilkan lulusan siap kerja," ujar Diantoro kepada bangkapos.com, Sabtu (15/1/2022).

Namun, dia mengingatkan bahwa di tempat kerja terdapat potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, termasuk kecelakaan terjadi dalam perjalanan berangkat dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya melalui jalan yang biasa dilalui atau wajar dilalui.

"Kategori kecelakaan kerja itu dimulai dari yang ringan, yang memerlukan rawat jalan, rawat inap, cacat sebagian anatomis, cacat sebagian fungsi, cacat total tetap hingga kematian.

Penyakit itu digolongkan sebagai penyakit fisik dan psikis, atau mental seperti stress, mulai dari yang ringan hingga yang berat," jelasnya.

Dia menjelaskan dari data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan jumlah angka kecelakaan kerja di Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 114.235 kasus, sedangkan pada tahun 2020 periode Januari hingga Oktober sebesar 177.161 kasus kecelakaan kerja.

Dari data tersebut potensi terjadinya kecelakaan kerja cukup besar, sehingga siswa PKL perlu diberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Di Indonesia pada saat ini pengelola jaminan sosial untuk tenaga kerja dikelola BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan sendiri mengelola 5 (lima) program yaitu  Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

"Untuk siswa kerja praktek wajib diikutkan pada program JKK dan dapat diikutkan pada program JKM. Lembaga pendidikan yang mengirimkan siswa PKL ke perusahaan mempunyai kewajiban untuk melindungi siswanya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved