Selasa, 14 April 2026

Berita Pangkalpinang

157 Rumah di Pangkalpinang Tergenang Banjir, Satu Rusak

Hujan lebat melanda sejumlah wilayah di Kota Pangkalpinang sekitar satu jam lamanya. Hujan lebat itu membuat satu rumah mengalami kerusakan

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Sedimentasi Jadi Penyebab Genangan hingga Banjir di Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Hujan lebat melanda sejumlah wilayah di Kota Pangkalpinang sekitar satu jam lamanya. Hujan lebat itu membuat satu rumah mengalami kerusakan ringan dan sisanya tergenang.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang Warjo mengatakan, pihaknya menerima laporan ada kurang lebih lima titik yang mengalami banjir akibat hujan deras.

“Kami menerima laporan setidaknya ada lima titik yang mengalami banjir. Tetapi berapa jam kemudian sudah surut,” kata dia kepada Bangkapos.com, Senin (17/1/2022).

Warjo menjelaskan lima titik  di wilayah Kota Pangkalpinang yang mengalami banjir akibat hujan deras tersebut adalah Jalan Jumat Yahya Kelurahan Kejaksaan, Kecamatan Taman Sari RT 02 dan RT 04 RW 02 merendam 20 unit rumah.

Lalu Jalan Bukit Tani Kelurahan Bukit Sari, Kecamatan Gerunggang RT 2 dan RT 03 RW 01 sebanyak 25 unit rumah, Kelurahan Air Salemba, Kecamatan Gabek sebanyak 80 rumah, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Pangkalbalam sebanyak 30 rumah dan Kelurahan Opas Indah belakang PT Timah sebanyak 2 unit rumah.

Menurutnya akibat hujan deras yang terjadi kurang lebih selama satu jam mulai pukul 12.00 WIB tersebut, aliran air menuju saluran drainase terhambat sehingga menyebabkan adanya genangan air. Namun, ia menyatakan bahwa saat hujan mereda, air juga berangsur surut.

“Total ada sekitar 157 unit rumah. Satu rumah di belakang PT Timah mengalami rusak ringan karena jebolnya tembok panel. Sedangkan yang lain karena tersumbatnya saluran drainase di sertai hujan dengan intensitas tinggi,” terang Warjo.

Kendati demikian lanjut dia, pihaknya juga telah menerjunkan satu unit mobil Rescue guna membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan dengan dibantu dari pemadam kebakaran guna menyedot air di beberapa tempat.

“Alhamdulillah jam 15.30 WIB tadi sudah mulai berangsur surut. Kami imbau masyarakat juga untuk menjaga lingkungan sekitar dan tidak membuang sampah sembarangan di kali karena itu sangat rawan,” katanya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

--

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved