Breaking News:

Berita Bangka Selatan

SJ Terancam 6 Tahun Penjara, Sebar Video Berhubungan Badan dengan Pacarnya

Chandra melanjutkan pihaknya akan koordinasi dengan pihak JPU Kejari Basel untuk proses tahap persidang.

Penulis: Yuranda | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Yuranda
Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan didampingi Kasat Reskrim AKP Chandra Satria dan Kabag Ops Polres Bangka Selatan AKP Albert, saat konferensi pers, di Polres Bangka Selatan, Jumat (22/10/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bangka Selatan melimpahkan berkas perkara, dugaan penyebaran video pornografi yang melibatkan terduga pelaku SJ kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Basel, Rabu (19/1/2022).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Basel AKP Candra Satria mengatakan, pelimpahan berkas perkara terduga pelaku SJ sudah dilimpahkan ke JPU Kejari Basel.

"Kasus ini berhubungan dengan UU ITE atas nama pelaku SJ ini sudah kami limpahkan ke kejaksaan dikarenakan jaksa sudah menyebutkan kasus ini sudah P21 atau terpenuhi berkasnya," Kata AKP Chandra, Rabu (19/1/2022) sore.

Chandra melanjutkan pihaknya akan koordinasi dengan pihak JPU Kejari Basel untuk proses tahap persidang. Saat ini, SJ sendiri masih dititipkan di Sel Tahanan Mapolres Basel.

Atas perbuatan yang dilakukan terduga pelaku yang menyebarluaskan video tak senonoh dengan mantan pacarnya itu, diancam Pasal 27 ayat (1) Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 perihal ITE ancaman hukuman maksimal kurungan 6 tahun dan atau denda Rp 1 Miliar.

"Kami imbau kepada para muda-mudi di Basel agar dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Tidak mengunggah video yang mengandung unsur pornografi atau tindakan seperti kekerasan lainnya seperi yang dibuat oleh SJ ini," jelasnya.

Sebelumnya, seorang pemuda inisial SJ diringkus aparat kepolisian dari Unit Pidsus Satreskrim Polres Basel karena diduga terlibat tindak pidana pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam UU ITE.

Lebih lanjut, kasus yang melibatkan pemuda berusia 23 tahun asal Desa Sadai, Kecamatan Tukaksadai, Bangka Selatan tersebut lantaran penyebarluasan sejumlah 'video syur' bersama sang pacar di media sosial instagram di awal bulan November kemarin.

Hal tersebut lantaran diduga pelaku sakit hati setelah pacarnya Bunga (20) (Nama Samaran) hendak memutuskan tersangka sebelum kejadian tersebut.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved