Breaking News:

Gantung Diri di Bangka Tengah

Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri, Remaja di Bangka Tengah Ini Sempat Menyapu Teras Rumah

Penemuan sesosok mayat wanita gantung diri menggemparkan warga Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto).
Warga Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah saat mengevakuasi jenazah Me (15) ke mobil ambulans, Kamis (20/1/2022) petang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Penemuan sesosok mayat wanita gantung diri menggemparkan warga Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung.

Kusnadi (53) orang tua Me (15) hanya bisa menangis sesenggukan ketika melihat anaknya dimasukan ke dalam mobil ambulans, Kamis (20/1/2022) sore.

Dia bersama sang istri tak kuasa menahan air matanya yang berlinang membasahi pipi. Dia tak menyangka anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Baca juga: BREAKING NEWS Remaja Tewas Tergantung di Bangka Tengah, Tangis Keluarga Pecah

Kusnadi bercerita, tak ada firasat buruk yang dirinya rasakan sebelum anak perempuannya itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Padahal malam sebelum peristiwa itu terjadi, dirinya masih sempat bersenda gurau bersama anaknya itu dan tak ada yang berbeda.

“Semalam juga masih mengobrol bercanda seperti biasanya,” kata dia kepada Bangkapos.com di Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah, Kamis (20/1/2021) petang.

Sepengetahuan Kusnadi, korban tidak memiliki masalah dengan keluarganya maupun teman sejawatnya. Bahkan korban juga dikenal dengan sosok yang periang.

Akan tetapi, hari ini memang Me memutuskan tidak untuk berangkat ke sekolah, lantaran dirinya merasa tak enak badan ditambah cuaca yang kurang bersahabat.

“Hari ini memang tidak sekolah karena cuaca gerimis, dia (Korban-red) juga mengeluh sedang tidak enak badan,” terang Kusnadi.

Lanjut dia sebelum ditemukan tewas gantung diri sekitar pukul 15.00 WIB, warga sekitar memang sempat melihat anaknya menyapu teras rumah. Tak berselang lama setelah itu korban tak terlihat kembali.

“Sepengetahuan saya tidak ada masalah baik dengan keluarga maupun teman. Sebelum kejadian juga warga masih melihat dia menyapu teras rumah,” sebutnya.

Peristiwa itu sendiri kata Kusnadi pertama kali diketahui oleh kakak laki-lakinya yang baru pulang dari sekolah.

Setelah membuka pintu, kakak korban kaget bukan kepalang setelah mengetahui adiknya tewas tergantung pada seutas tali yang terikat di pintu perbatasan antara dapur dan ruang tamu rumahnya.

Mengetahui hal itu anaknya langsung meminta pertolongan kepada warga setempat.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved