Breaking News:

Berita Bangka Barat

Majukan Sektor Pertanian, Bangka Barat Akan Unggulkan Lada Putih Muntok White Pepper

Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Bangka Barat, Megawati mengatakan akan memaksimalkan sejumlah hasil pertanian

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Bryan Bimantoro
Ilustrasi para petani menjemur lada putih di depan rumah mereka 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Bangka Barat, Megawati mengatakan akan memaksimalkan sejumlah hasil pertanian unggulan khususnya lada putih

"Karena Muntok White Pepper sudah terkenal dari dulu, semangat kita untuk mengembalikan kejayaan selama ini kita punya bahannya," ungkap Megawati, Rabu (26/01/2022) kepada Bangkapos.com.

Megawati mengatakan, untuk lada di Kabupaten Bangka Barat, memiliki kualitas tinggi terutama lada yang berasal dari Kecamatan Parittiga. 

"Seluruh Lada di Bangka Barat bagus semua, kalau yang sudah diberikan penghargaan oleh dewan-dewan rempah itu ada di Kecamatan Parittiga itu," kata Megawati.

Baca juga: BREAKING NEWS, Geger Warga Temukan Mayat Pria di Pantai Pejem Belinyu, Identitas Masih Misteri

Baca juga: Ada Bintara di Polres Bangka Sulit Buang Air Kecil Saat Tes Urine, Ini Penyebabnya

Selain itu tak hanya lada yang menjadi produk unggulan pertanian, Kabupaten Bangka Barat juga memiliki sektor komoditi sawit. 

"Selain sektor lada yang ingin kita bangkitkan lagi, ada juga sektor pertanian sawit yang menjadi unggulan kita. Banyak potensi tanaman yang bisa kita manfaatkan, jadi untuk masyarakat bisa menanam tanaman lain karena ingin terus kita dorong juga," ucapnya. 

Baca juga: Berantas Narkoba, Tiga Kecamatan Ini Jadi Pantauan Satresnarkoba Polres Bangka Tengah

Sementara itu untuk pengadaan bantuan seperti bibit pertanian, Megawati mengungkapkan pihaknya hanya berstatus penyaluran sedangkan untuk kewenangannya berada di Pemerintah Provinsi. 

"Itu kewenangan Provinsi, kita hanya menyalurkan jadi dana dari mereka APBD Provinsi dana dari pusat. Kita hanya Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) dan lakukan pendampingan, jadi kalau pengadaan seperti dulu lagi untuk sistem anggaran tidak diperkenankan lagi untuk Kabupaten," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved