Breaking News:

Syahwat Birahi Laki-laki Lebih Besar Dari Perempuan, Dr Aisah Dahlan Saran Saat Tegang Dibuat Rileks

Syahwat birahi laki-laki lebih besar daripada perempuan, Dokter Aisah Dahlan sarankan kalau tegang harus dibuat rileks.

Penulis: Widodo | Editor: Evan Saputra
YouTube Pecinta dr Aisah Dahlan CHt
dr Aisah Dahlan 

BANGKAPOS.COM -- Syahwat birahi laki-laki lebih besar daripada perempuan.

Dokter Aisah Dahlan sarankan kalau tegang harus dibuat rileks.

Sebab ketegangan itulah yang menumpuk dan harus dibuat rileks dengan cara berhubungan intim.

Dokter Aisah Dahlan menjelaskan alasan kenapa syahwat laki-laki lebih besar daripada perempuan.

Penjelasan mengenai lebih besar syahwat laki-laki daripada perempuan ini dijelaskan dr Aisah Dahlan di akun TikTok Yuliagumay.id sebagaimana dikutip oleh Bangkapos.com, Rabu (26/1/2022).

Dia menyebutkan, Hipotalamus juga adalah pusat syahwat birahi.

Kalau laki-laki 2 kali setengah kali lebar berarti yang lebih banyak pusat syahwat birahinya adalah laki-laki.

"Kenapa laki-laki begitu, satu fitrahnya. Jika kita kritis lagi kenapa Allah bikin otak laki-laki dan perempuan tidak sama supaya syahwatnya sama? ibu mau suami yang jaga ibu atau suami yang jaga ibu," tanya dr Aisah Dahlan.

Menurut dr Aisah Dahlan, tugas suami lebih besar maka Allah buat hipotalamus juga lebih besar.

Sehingga otomatis syahwat birahinya lebih besar.

Baca juga: 20 Wanita Cantik Layani Kebutuhan Biologis Raja Tua, Sewa 1 Lantai Hotel Khusus untuk Lakukan Ini

Baca juga: TERNYATA Tidak Semua Honorer Diangkat Jadi PNS, 12 Jenis Honorer Ini Bakal Jadi Outsourcing

"Kenapa ada kaitannya nggak, ada karena pada saat laki-laki atau suami kita pada saat dia mencari nafkah atau untuk menjga kebutuhan ekonomi kita dia tegang di luar sana saat dia bekerja," ungkapnya.

Selanjutnya untuk melepaskan ketegangan, hipotalamusnya harus dibuat rileks.

"Caranya dengan apa, dengan berhubungan intim suami istri," ujar dr Aisah Dahlan.

"Kalau kita mau hipotalamus laki-laki lebih kecil atau sama dengan perempuan maka akan bahaya," lanjutnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved