Breaking News:

Berita Pangkalpinang

95 Persen Guru Honorer di Pangkalpinang Terserap PPPK

Menurutnya, dengan kuota formasi PPPK 307 yang diberikan pemerintah pusat sudah bisa mengakomodir para guru di Pangkalpinang.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi menyebut, kurang lebih 95 persen guru honorer di Pangkalpinang terserap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kata Eddy, ada total 615 orang honorer di Dinas Pendidikan Pangkalpinang, namun 250 orangnya bukan termasuk guru melainkan tenaga pendidik, seperti petugas tata usaha (TU), petugas kebersihan, operator, hingga penjaga perpustakaan.

Menurutnya, dengan kuota formasi PPPK 307 yang diberikan pemerintah pusat sudah bisa mengakomodir para guru di Pangkalpinang.

Eddy menyebut, kurang lebih ada 365 guru honorer di Pangkalpinang.

Dengan demikian, Eddy tak terlalu mempermasalahkan kebijakan honorer akan dihapuskan di tahun depan.

"Kalau guru sebetulnya tidak ada masalah lagi, 250 orang honorer itu tenaga pendidik yang ada di satuan pendidikan. Sebetulnya kalau dari sisi pendidikan kita sudah paling siap untuk bergeser dari honor ke PPPK," kata Eddy kepada Bangkapos.com, Kamis (27/1/2022).

Eddy mengatakan, kebutuhan guru di Pangkalpinang jika untuk memenuhi kebutuhan kurikulum hanya 320 orang saja. Kemudian sisanya kebutuhan guru muatan lokal seperti bahasa Inggris.

"Jadi hampir 95 persen guru kita di Pangkalpinang sudah menjadi PPPK, dan tidak menutup kemungkinan tenaga pendidik itu bisa juga geser ke PPPK tergantung kebijakan nanti," sebutnya.

Sementara untuk tahapan ketiga PPPK, kata Eddy hingga kini pihaknya belum mendapatkan informasi lebih lanjut kapan pelaksanaannya. Namun masih tersisa 70 formasi yang belum terisi di Pangkalpinang.

"Pemerintah pusat menargetkan satu juta guru, ini kesempatan baik bagi kita satuan pendidikan. Kita patut mengucapkan terimakasih kepada Kemendikbud karena dengan PPPK inilah satu cara untuk menjamin kesejahteraan para guru honorer kita," tuturnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved