Kamis, 23 April 2026

VIDEO: Mutiara Harapan Islamic School, Sekolah Islam Berbasis Internasional

Mutiara Harapan Islamic School (MHIS) Bangka menggelar Open Day 2022 Inspiring Excellance untuk memperkenalkan MHIS di Pangkalpinang sebagai pilihan

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Mutiara Harapan Islamic School (MHIS) Bangka menggelar Open Day 2022 Inspiring Excellance untuk memperkenalkan MHIS di Pangkalpinang sebagai pilihan pendidikan yang terbaik untuk anak, Sabtu (29/1/2022).

Sekolah islam pertama berbasis internasional berwawasan modern.

MHIS Bangka merupakan cabang dari MHIS Bintaro di Tangerang Selatan yang mempunyai visi untuk berdedikasi untuk membina siswa dengan metode pendidikan Islam dan inovatif untuk menjadi individu yang mulia secara spiritual, moral, dan etis, juga membimbing anak-anak menuju keunggulan akademik, dan kemampuan kepemimpinan yang kuat.

Direktur Sekolah Mutiara Harapan Islamic School (MHIS) Rollando Madjid mengatakan, untuk di Bangka sendiri sudah berjalan selama empat tahun yang dibuka sejak 2018 kemarin.

"MHIS adalah sekolah islam yang ingin mempersiapkan anak-anaknya untuk siap diera global. Kita ingin mempersiapkan generasi muslim dijamannya mereka itu tercantum di visi dan misi kami," sebut Rollando.

Menurunnya pendidikan itu adalah kunci untuk mempersiapkan anak-anak menghadapi tantangan kedepan.

"Sejak tahun 2012, sekolah kami menjadi Cambridge International School, Sekolah Islam Internasional yang menggabungkan kurikulum nasional dan internasional. MHIS telah menjadi SPK (Satuan Pendidikan Kerjasama) yang sebelumnya dikenal sebagai ‘Sekolah Internasional’ sejak Januari 2015 dan telah terakreditasi ‘A’ oleh pemerintah," bebernya.

Kepala Sekolah Mutiara Harapan Islamic School (MHIS) Bangka Ferly Fauzia Arlini (Ms Alin) menyebut, MHSI memang sekolah islam tapi tidak hanya pembelajaran islam saja dikuatkan melainkan juga pembelajaran bertaraf internasional.

"Kami juga menggunakan kurikulum internasional yaitu kurikulum Cambridge, kemudian penguatan di teknologi kemudian program learning kami konsisten dan kuat. Dan selama pandemi kemarin target pembelajaran kami tetap walaupun anak-aank tidak datang ke sekolahan," sebut Ferly.

Tak hanya itu, kata Ferly MHIS ingin anak-anak mencintai dan bangga dengan budaya lokal.

"Saat ini kami membuka untuk tingkat SD tahun ini sampai kelas 4, insyaallah tahun delan sudah kelas 5, satu kelasnya 25 orang. Untuk yang TK ada dua TK A dan TK B satu kelasnya 20 orang dengan masing-masing guru satu kelas itu 2 orang," jelasnya.

Sekolah dengan lingkungan internasional ini terlihat jelas dari siswa dan guru, dimana komunikasi antara guru dan siswa-siswi dilakukan dengan bahasa Inggris.

"Mutiara Harapan Islamic School menawarkan pengalaman pendidikan di mana siswa akan didorong untuk mencapai potensi terbaik mereka, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga bakat. Siswa kami dibimbing untuk menjadi warga negara yang percaya diri, bertanggung jawab, reflektif, inovatif, terlibat, dan penuh perhatian di masa depan," kata Ferly.

"Mereka diajari nilai-nilai moral, disiplin diri, kepemimpinan, dan berbagai keterampilan untuk menghadapi dinamika tantangan dan peluang lokal dan global dengan perhatian, kepercayaan diri, dan komitmen," tambahnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved