Rabu, 8 April 2026

Berita Pangkalpinang

Iwan: Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM Bukan Sekadar Seremonial  

pel Deklarasi Janji Kinerja dan Penandatanganan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersi

Penulis: Antoni Ramli |
istimewa
Apel Deklarasi janji kinerja dan penandatanganan pencanangan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2022. (Ist/Bapas) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Apel Deklarasi Janji Kinerja dan Penandatanganan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2022, digelar oleh Pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas IIA Pangkalpinang.

Acara yang berlangsung di Aula Bapas setempat, Senin (31/1/2022), tersebut merupakan rangkaian Kegiatan Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM yang dimulai dari tingkat pusat, Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Penandatanganan komitmen bersama dan fakta integritas dilakukan Kepala Bapas Kelas IIA Pangkalpinang, Iwan Setiawan, beserta pejabat struktural, jabatan fungsional tertentu (JFT) pembimbing kemasyarakatan,asisten pembimbing kemasyarakatan dan jabatan fungsional umum (JFU) seluruh pegawai Bapas.

Kegiatan pencanangan pembangunan zona integritas bukan sekadar bentuk seremonial saja, namun harus  diimplementasikan pada pemberian pelayanan kepada klien dan masyarakat setiap harinya. “Pencanangan ini bukan sekadar seremonial tapi harus menjadi implementasi di keseharian melalui pelayanan yang prima,"tegas Iwan.

Selain itu, pembangunan zona integritas tidak hanya berada di pundak pimpinan atau pejabat struktural lainnya namun harus menjadi kerja bersama.

Karena itu seluruh pegawai dan pekerja di Bapas Pangkalpinang diharuskan paham dan mengerti mengenai apa itu Zona Integritas yang tengah dibangun.

“Tahun ini pemahaman soal zona integritas harus dipahami oleh seluruh pegawai Bapas, tanpa terkecuali khususnya yang akan melaksanakan pelayanan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

Iwan juga berpesan agar pencapaian menggapai predikat WBK/WBBM bukan hanya dipandang sebagai suatu kewajiban, namun harus dilihat sebagai keharusan yang harus dipenuhi.

"Jadi bukan hanya jadi target pejabat struktural namun merupakan ranggung-jawab yang harus dicapai dan dilaksanakan sepenuh hati oleh seluruh pegawai dalam setiap tahapan penilaian tingkat internal dan eksternal nantinya," tegas Iwan. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved