Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Omicron Sudah Masuk ke Belitung, Wakil Ketua DPRD Babel Minta Pemda Tekan Penyebaran

Virus Covid-19 Varian Omicron terdeteksi telah masuk ke Kabupaten Belitung. Hal ini berdasarkan data disampaikan Satgas Covid-19 Babel dari UPT RSUD d

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Virus Corona Baru 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Virus Covid-19 Varian Omicron terdeteksi telah masuk ke Kabupaten Belitung. Hal ini berdasarkan data disampaikan Satgas Covid-19 Babel dari UPT RSUD dr H Marsidi Judono Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Pulau Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (2/2/2022) Pukul 10.00 WIB. Bahwa ada sebanyak 8 warga di Kabupaten Belitung, Bangka Belitung terkonfirmasi positif Varian Omicron.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel), Amri Cahyadi  meminta masyarakat tak panik namun tak lengah. "Kita berharap tidak terlalu panik kepada masyarakat karena dikhawatirkank akan menganggu stabilitas ekonomi, karena kita juga sedang menuju perbaikan. Walau tidak panik tetapi harus waspada dengan protokol kesehatan," ujar Amri, Rabu (2/2/2022).

Dia berharap kepada stakeholder terkait dalam hal ini dinas kesehatan bersama pemerintah daerah (pemda) cepat mengambil tindakan sesuai SOP dari pemerintah pusat untuk menekan penyebaran virus varian baru ini.

"Ini perlu diantisipasi agar tidak menyebar secara masif, pertama perlu ditracking, yang sudah terdeteksi untuk dikarantina. Jenis ini memang muda," katanya.

Selain itu, dia meminta agar pihak terkait segera menganalisa penyebab Omicron bisa masuk, semisal dari sisi pintu keluar masuk daerah.

"Apakah pintu masuk kita tidak terkawal baik atau tidak terdeteksi di awal, mekanisme perjalanan masih diatur ketat dengan menunjukan lolos uji antigen atau PCR. Atau mungkin transmisi lokal, maka stakeholder yang ada di daerah segera berkoordinasi dengan pusat untuk mengendalikannya," katanya.

Sementara itu Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bangka Belitung (Babel) sekaligus Dokter Spesialis Ahli Bedah, dr Adi Sucipto meminta pemerintah daerah memperketat monitor atau pengawas untuk antisipasi penyebaran agar tidak masif.

"Pandemi belum selesai, sekarang sudah menyebar Omicron ke Babel. Penanganan harus seperti kondisi pandemi, monitor ketat," ujar dr Adi.

Dia meminta Omicron tidak dianggap remeh dalam antisipasi, walaupun disebut-sebut tidak beresiko namun penularan virus varian ini perlu menjadi perhatian.

Pasalnya, dia juga khawatir ada perubahan strain virus Covid-19 maka perlu waspada.

"Kita tidak boleh berasumsi ini ringan, ini harus tetap diatasi, prokes harus tetap dijalankan. Tracking harus digencarkan," katanya.

Disingung mengenai vaksinasi, harus terus digencarkan sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh dan menangkal Virus Covid-19. "Ini sebagai bentuk upaya kita, mesti terus digencarkan," katanya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved